Menu

Mode Gelap

Nasional · 28 Apr 2022 08:57 WITA

Peringati HUT ke-49, Moeldoko Berharap HKTI Mampu Bawa Perubahan Lebih Baik Untuk Pertanian


					Peringati HUT ke-49, Moeldoko Berharap HKTI Mampu Bawa Perubahan Lebih Baik Untuk Pertanian Perbesar

Jakarta: Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menggelar perayaan Hari Ulang Tahun  ke-49 tahun  di Kantor Sekretariat HKTI di kawasan Taman Lawang Jakarta Pusat, Rabu (27/04/2022).

Perayaan  hari jadi HKTI ini, dikemas dengan kegiatan menyantuni puluhan anak yatim dan Program Gerakan Nasional Segelas Beras untuk Disabilitas. Kali ini, para penyandang disabilitas yang hadir berasal dari Komunitas Ceritawina.

Program ini,  merupakan gagasan  Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko yang diluncurkan pada awal Maret lalu dan  bertujuan untuk meringankan beban penyandang disabilitas yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Sebagai tanda perayaan HUT ke 49 HKTI,  dilakukan pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum DPP HKTI didampingi Sekjen HKTI Mayjen TNI (Purn) Bambang Budi Waluyo dan sejumlah pengurus DPP HKTI.

Ketua Umum DPP HKTI berharap di usianya ke-49 tahun ini,  HKTI dapat membawa perubahan sektor pertanian ke arah yang lebih baik, termasuk perubahan terhadap lingkungan. Hal ini penting,  karena lingkungan memberi dampak yang signifikan terhadap produksi pertanian

“Ini pertanian kita kalau tidak kita perhatikan dengan sungguh-sungguh maka ada kecenderungan terhadap kerusakan tanah, karena penggunaan pestisida, penggunaan pupuk yang berlebihan itu membuat tanah menjadi keras. Maka pendekatan-pendekatan organic juga diperlukan dan ini masyarakat juga sudah mulai menggeliat ke arah sana.  HKTI harus kawal dengan baik,” kata  Moeldoko yang juga sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Tak hanya itu, Moeldoko juga mendorong HKTI  bersama Pemerintah dapat  mengatasi persoalan-persoalan yang tengah  dihadapi petani, di antaranya persoalan pupuk yang  menjadi perhatian bersama. Terkait hal ini,  menurut Moeldoko yang  terpenting adalah bagaimana tetap menjaga ketersediaan pupuk bagi petani.

“Berikutnya persoalan capital. Pemerintah memberikan dukungan penuh untuk KUR, tapi justru para petani belum bisa memanfaatkan itu dengan baik karena memang keterbatasan. Ini akan disosialisasikan secara terus menerus,” ujar Mantan Panglima TNI ini.

“Persoalan selanjutnya  digitalisasi adalah persoalan yang tidak dapat ditinggalkan untuk pertanian kedepan. Ini persoalan yang selalu HKTI update,” sambung Moeldoko.

Hal senada juga disampaikan Sekjen HKTI Mayjen TNI (Purn) Bambang Budi Waluyo. Ia mengatakan di usianya yang tidak muda lagi, HKTI harus dapat mempercepat konsolidasi baik ditingkat pusat maupun daerah.

Selain itu, Bambang Budi Waluyo berharap  kedepan HKTI dapat mencetak lebih banyak lagi petani milenial. Pasalnya petani yang ada saat ini masih didominasi usia 50 sampai 60 tahun keatas.

“Oleh karena itu mengajak generasi muda, utamanya milenial, jangan malu-malu untuk bertani, karena semuanya sudah menggunakan alat digitalisasi. Kita memupuk dan menyiram itu sudah pake drone. Kemudian menanam padi juga sudah pakai mesin alat tani, nah itu harapannya,” ujar Bambang Budi Waluyo.

Harapan lainnya yang disampaikan  yakni HKTI tetap realistis dalam melihat kebijakan pemerintah.

“Karena HKTI ini mitra pemerintah tentunya kita juga mendukung kebijakan Pemerintah tentang petani dan pertanian, karena kita sebagai mitra strategis pemerintah. Tetapi HKTI juga harus kritis terhadap pemerintah apabila kebijakan tidak sesuai atau merugikan petani,” tuturnya.

Seperti diketahui perayaan HUT ke-49, telah diisi berbagai kegiatan, di antaranya sebelum bulan Ramadan, HKTI  memberikan pupuk gratis kepada petani sebanyak 100 ton, memberikan gerobak kepada pedagang sayur dan menyelenggarakan bazar. Kemudian di bulan Ramadan, HKTI melaksanakan kegiatan HKTI Peduli Ramadan. ( fw)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Komisi I DPRD Kabupaten Malaka Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi KASN Terkait Pelantikan Pejabat Eselon

16 Mei 2022 - 14:09 WITA

Pergantian Sepihak Pengurus DPAC Partai Demokrat Malaka Itu Kudeta Tak Berdarah Untuk Hancurkan Partai di Perbatasan RI -RDTL

15 Mei 2022 - 07:46 WITA

Pemda Malaka Dinilai Langgar Aturan Pempus Terkait Pencopotan 9 Kasek Sekolah Penggerak di Malaka

14 Mei 2022 - 09:23 WITA

RESTITUSI ( Oleh : Ignasius Roy Suyanto Tei Seran, S. Fil. – Pemerhati Perempuan dan Anak Malaka)

12 Mei 2022 - 21:49 WITA

LPA dan Yabiku NTT Bertemu Kapolres Malaka Berkomitmen Usut Tuntas Kasus Kekerasan Anak di Malaka

12 Mei 2022 - 15:57 WITA

Yabiku NTT :  Kasus Kekerasan Terhadap Anak  di Perbatasan RI-RDTL Tamparan  Hebat  Bagi Pemda Malaka

12 Mei 2022 - 11:53 WITA

Trending di Headline