Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
HeadlineLintas ProvinsiPolitik

Pemilu Bersih, Jujur, dan Damai: Ansar Ahmad Ajak Warga Awasi dan Laporkan Pelanggaran…

54
×

Pemilu Bersih, Jujur, dan Damai: Ansar Ahmad Ajak Warga Awasi dan Laporkan Pelanggaran…

Sebarkan artikel ini

Radarmalaka.com, Tanjungpinang – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat Kepri untuk mendukung pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) yang bersih, jujur, dan damai.

Ansar mengimbau agar masyarakat turut mengawasi jalannya pesta demokrasi, mencegah, serta melaporkan segala bentuk pelanggaran Pemilu melalui saluran yang sudah disediakan.

Himbauan tersebut Ansar sampaikan saat acara Dialog Tanjungpinang Pagi di Kantor RRI Tanjungpinang pada Senin, 12 Februari 2014, bersama dengan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri Indrawan Susilo Pribowo Adi yang dipimpin oleh Erita Fitrah Insani, Host RRI Tanjungpinang.

Ansar berharap masyarakat sadar pentingnya Pemilu sebagai penentu masa depan bangsa dan meminta partisipasi masyarakat untuk memaksimalkan persentase keikutsertaan dalam Pemilu.

“Mudah-mudahan dengan himbauan-himbauan dari Pemerintah Pusat, KPU, Bawaslu, Pemerintah Daerah dan kesadaran masyarakat dalam membangun demokrasi, Saya kira seluruh masyarakat dapat hadir di TPS untuk memberikan hak pilihnya,” harap Ansar.

Selain itu, Ansar juga memberikan apresiasi kepada teman-teman di KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang telah menjalankan tahapan demi tahapan Pemilu secara baik dan benar.

Menurut Ansar, pihak Pemerintah Daerah (Pemda) telah memastikan seluruh tahapan dan kewajiban telah dipenuhi, seperti dukungan anggaran Pemilu.

“Pertama, dukungan anggaran Pemilu. Kita bersyukur Kepulauan Riau menjadi provinsi pertama dan kabupaten kotanya yang menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah. Kemudian, untuk memastikan Pemilu berjalan baik, kita juga sudah melaksanakan pelakor bersama seluruh Forkopimda dan stakeholder terkait beberapa waktu yang lalu untuk memastikan distribusi logistik berjalan lancar dan tepat waktu,” ungkap Ansar

Informasi penting lainnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri telah berkomitmen untuk menyukseskan penyelenggaraan Pemilu melalui alokasi anggaran terhadap penyelenggara Pemilu dengan total anggaran Rp199,1 miliar dengan Rincian KPU Rp141,6 miliar dan Bawaslu Rp57,4 miliar.

Dalam hal netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dan peran Pemda untuk pemilih pemula, Ansar menyatakan bahwa untuk menjaga netralitas ASN, aturannya sudah jelas dan sudah ada.

Sementara itu, peran Pemda untuk pemilih pemula pihaknya telah mendorong bahkan melakukan usaha jemput bola ke sekolah-sekolah bersama pemerintah kabupaten kota.

“Sampai saat ini boleh dikatakan dari persentase hampir tidak ada ASN yang berkecimpung langsung karena mereka sudah mengerti posisinya. Tapi kita juga menghimbau ASN untuk terus memantau perkembangan-perkembangan yang ada untuk juga dapat memberikan hak miliknya nanti. Kemudian untuk pemilih pemula kita juga sudah menyurati sekolah agar kepala sekolah mengidentifikasi anak-anak yang sudah punya hak sebagai warga negara untuk memiliki KTP,” pungkas Ansar.

Ketua KPU Kepri, Indrawan Susilo Pribowo Adi, mengatakan bahwa persiapan KPU pada H-2 menjelang pencoblosan berjalan lancar sampai saat ini.

Sampai hari Minggu, 12 Februari, 60 persen logistik telah bergeser ke kecamatan dan hari ini diharapkan segera dituntaskan untuk digeser ke kelurahan atau desa.

Dari 41.398 Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang sudah dilantik, telah diberikan bimbingan teknis (bimtek) dan elaborasi pengetahuannya dan mengaku siap.

Selanjutnya, mulai membangun Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan mendapatkan dukungan nyata dari Pemda.

Di pihak TNI-Polri juga membantu untuk menjaga keamanan selama Pemilu termasuk pembagian logistik.

Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Ron