Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
HeadlineLintas Provinsi

Visa on Arrival ‘PR’ yang Terus Digesa Ansar Ahmad…

90
×

Visa on Arrival ‘PR’ yang Terus Digesa Ansar Ahmad…

Sebarkan artikel ini

Radarmalaka.com, Bintan – Bintan Triathlon yang sukses kembali digelar setelah vakum selama 3 tahun dan diikuti lebih dari 500 peserta dari 35 negara menyisakan catatan tersendiri bagi Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad.

Ansar mengatakan, masih ada satu ‘PR’ (Pekerjaan Rumah) yang harus selalu digesa, yakni kebijakan Visa on Arrival (VoA).

Hal tersebut disampaikan Ansar, pada konferensi pers usai flag off Bintan Triathlon 2023 di Lagoi Bay, Kabupaten Bintan, Sabtu, 21 Oktober 2023.

Menurut Ansar, pasca pandemi, jika ingin Kepri kembali menjadi primadona pariwisata di Indonesia, kebijakan VoA di Kepri mesti segera diputuskan.

“PR kita, kita harus terus mendorong pemerintah pusat supaya Visa on Arrival (VoA) itu kalau bisa ditiadakan, kalau tidak memungkinkan pun kita minta keringanan supaya diberlakukan short visa,” ujar Ansar.

Ansar mengatakan, jika tidak memungkinkan VoA untuk dinihilkan, short visit visa dengan biaya lebih rendah bisa menjadi opsi untuk menambah ketertarikan wisatawan asing mengunjungi Kepri.

“Apalagi untuk event singkat, seperti Triathlon ini, penting sekali short visit untuk turis kita karena tidak bisa menggeneralisir turis kita yang saat ini rata-rata 3,5 sampai 4 hari length of stay nya,” ucap Ansar.

Hal tersebut diamini Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Singapura, Suryopratomo.

Menurut Suryopratomo, fakta bahwa Kabupaten Bintan ini adalah daerah pertama yang dibuka aksesnya untuk pariwisata pasca pandemi Covid-19 tidak boleh dilupakan. Setelah dibuka, maka event-event inilah yang menjadi pemicu hadirnya wisatawan asing.

“Mudah-mudahan upaya kita bersama terus melobi kepada Dirjen Imigrasi dan Pemerintah Pusat dapat didengar dan kebijakan VoA segera diberlakukan,” harap Ansar.

Sementara itu, GM PT. BRC Abdul Wahab, selaku penyelenggara acara bersama Trifactor Singapore mengakui, event saat ini jumlah pesertanya kurang dari penyelenggaraan sebelum Covid-19, salah satu penyebab terbesarnya adalah persoalan VoA.

“Kami berharap, dengan sanga, dengan adanya Visa on Arrival secara singkat, yang tadinya 50 dollar, menjadi misalnya 10 dollar ini akan lebih memungkinkan ramai peminat yang akan datang untuk berpartisipasi dalam event-event di Bintan” kata Abdul Wahab.

Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Ron