Warga Perbatasan RI -RDTL Minta Presiden Jokowi Perhatikan Pembangunan Tanggul Benenai di Malaka -.Provinsi NTT

Warga Perbatasan RI -RDTL yang tinggal di Kabupaten Malaka – Provinsi NTT meminta agar Presiden Jokowi memperhatikan Pembangunan Tanggul sepanjang DAS Benenai di Kabupaten Malaka – Provinsi NTT.

Pembangunan tanggul itu sangat penting untuk melindungi pemukiman penduduk, harta masyarakat serta sarana pelayanan Publik yang dibangun pemerintah untuk kepentingan warga perbatasan.

Pembangunan tanggul itu selain melindungi aset warga juga bisa menjadi kebanggaan masyarakat perbatasan yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste.

Permintaan itu disampaikan Dua Tokoh Masyarakat Perbatasan Negara di Kabupaten Malaka Provinsi NTT, Lukas Seran dan Paulus Seran di Motaulun- Malaka Barat-.Kabupaten Malaka-Provinsi NTT, Jumat (13/3-2020).

Tokoh Masyarakat Malaka, Lukas Seran kepada wartawan mengatakan persoalan yang sering dihadapi warga Perbatasan RI-RDTL yang tinggal sepanjang DAS Benenai yakni banjir bandang yang setiap tahun melanda masyarakat kawasan perbatasan negara terutama merendam pemukiman penduduk dan merusak aset-aset yang dibangun pemerintah.

” Kami minta Bapak Presiden RI memperhatikan pembangunan tanggul dan penguatan tebing sepanjang DAS Benenai agar seluruh kekayaan rakyat dan aset pemerintah di Perbatasan negara dapat dilindungi”

” Kabupaten Malaka merupakan beranda depan Indonesia untuk negara RI-RDTL sehingga harus ditata agar tidak kalah dengan negara tetangga Timor Leste”

” Tanah Malaka merupakan tanah tersubur di daratan Timor sehingga Pemerintah Pusat perlu memberikan sentuhan untuk melindungi warga dan kekayaan warga dari terjangan Banjir Bandang Benenai yang datang setiap tahun”

Pemuka Masyarakat Malaka yang tinggal di Motaulun-.Malaka Barat – Kabupaten Malaka, Paulus Seran kepada wartawan mengatakan sangat mendukung bila Presiden RI melalui dinas teknis terkait melakukan penataan sepanjang DAS Benenai dengan membangun tanggul permanen dan penguatan tebing sepang wilayah DAS Benenai.

” Sebagai warga Perbatasan kami usulkan supaya pembangunan tanggul dan bronjong itu perlu dikemas dengan pengembangan Pariwisata Perbatasan ”

” Kita tidak hanya untung karena ada tanggul permanen tetapi disepanjang tanggul bisa dibangun usaha yang mendorong pariwisata hingga muara laut Pantai Selatan Timor”

” Kita tidak hanya punya tanggul tetapi jalan pariwisata sepanjang DAS Benenai hingga hilir sungai Benenai di Abudenok – Malaka”

” Malaka itu seperti taman Eden yang sangat subur dan kaya akan potensi pertanian . Bila dikelola dengan baik bisa menjadi salah satu Kabupaten Perbatasan negara yang disegani negara tetangga Timor Leste dan Australia ” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *