Warga Oanmane – Malaka Barat Berpeluang Panen 20 Ha Lahan Jagung Olahan Program RPM

Warga desa Oanmane di Kecamatan Malaka Barat berpeluang panen jagung yang ditanam pada lahan seluas 20 ha hasil olahan traktor melalui program RPM usungan Bupati SBS.

Semua lahan yang diolah ditanami jagung dan aneka tanaman lain. Warga memanfaatkan potensi luas lahan yang diolah pemerintah itu secara optimal untuk menanam jagung, kacang, padi, shorgum dan aneka tanaman lain.

Pemerintah desa Oanmane tetap melakukan pengawalan agar tanaman yang sudah bertumbuh baik itu dirawat dengan cara melakukan penyiangan secara teratur agar memberikan hasil yang optimal bagi rakyat.

Kepala Desa Oanmane – Kecamatan Malaka Barat, Lukas Leky mengatakan hal itu kepada wartawan di Sukabilulik, Sabtu (22/2-2020).

Kades Lukas mengatakan sejak program RPM dicanangkan pemerintah dibawah kepemimpinan Bupati SBS pihaknya bersama seluruh warga desa selalu berupaya mengakses semua program yang salurkan melalui RPM.

” Kita setiap tahun mengakses program Pacul Tanah rakyat oleh pemerintah dan kita bersyukur tanah-tanah milik rakyat yang selama ini belum diolah sudah diolah menjadi kebun untuk ditanami aneka tanaman yang bermanfaat bagi rakyat”

” Tahun 2019 kita akses program pacul tanah rakyat dan tanah rakyat dipacul sebanyak 20 ha dan saat ini sudah ditanami dan tumbuh dengan baik”

” Kita senang karena semua tanah rakyat ditanami dan saat ini dalam proses pertumbuhan, ada juga yang sementara proses pengisian biji untuk tanaman jagung”

” Sejak program RPM digalakkan pemerintah kami tetap mengakses semua program setiap tahun dan kami sangat bersyukur rakyat berkelimpahan makanan”

Warga desa Sikun – Kecamatan Maka Barat, Yoseph Seran Seko mengatakan hal yang sama.

” Kita harus bersyukur karena melalui program RPM rakyat setiap tahunnya selalu berkelimpahan makanan”

” Kita harus akui bahwa kelimpahan makanan bagi rakyat di Malaka Barat baru ditemukan dalam masa kepemimpinan Bupati SBS”

” Lahan-lahan rakyat dipacul secara gratis oleh pemerintah, rakyat tinggal tanam dan hasilnya juga rakyat yang menikmati”

“Dulu, saat masih gabung dengan Kabupaten induk di Belu kebun rakyat sering diperiksa pejabat tetapi yang namanya pacul tanah rakyat seperti di Malaka ini tidak pernah ada”

” Saat ini lahan-lahan rakyat dipacul bahkan pemerintah menyediakan bibit unggul, pupuk dan obat-obatan secara gratis kepada rakyat dan petani tinggal tanam yang hasilnya juga dinikmati rakyat”

“Kita berharap kedepannya Program RPM tetap dipertahankan dan diperluas sehingga lebih banyak dinikmati rakyat. Kalau rakyat kenyang maka rakyat akan senang dan akan berpartisipasi dalam semua program pembangunan” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *