Warga Malaka Diminta Tanam dan Konsumsi Marungga

Warga Kabupaten Malaka diminta untuk tanaman marungga di halaman rumah . Setiap kepala keluarga diminta untuk menanam minimal lima pohon marungga disekitar halaman rumah dan juga menanam di batas-batas kebun.

Selain tanam kita juga meminta warga untuk makan marungga setiap hari untuk meningkatkan gizi dan derajat kesehatan keluarga.

Permintaan itu disampaikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran kepada wartawan di Kediaman Haitimuk-Malaka, Selasa (25/2-2020) pagi ini.

Bupati yang juga dikenal sebagai salah seorang ahli Perencanaan Pembangunan Kesehatan di Indonesia itu mengatakan konsumsi Marungga bagi orang Malaka bukan hal baru karena sejak turun temurun para leluhur dan orang tua menjadikan daun ajaib itu sebagai bahan makanan sayuran dan biasanya dicampur saat memasak jagung rebus untuk konsumsi keluarga.

” Kita senang sekali diingatkan kembali Bapak Gubernur NTT saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Malaka supaya menanam dan mengkonsumsi marungga setiap hari untuk mencegah stunting”

” Sebagai wujud konkrit untuk memgimplementasikan program Bapak Gubernur hari ini Pemerintah mengeluarkan Surat Edaran kepada seluruh Pimpinan Perangkat Daerah, Camat, Desa, Sekolah dan elemen masyarakat lainnya agar melakukan penanaman dan mengkonsumsi marungga setiap hari”

” Kita minta kepada Camat, Desa dan Sekolah-Sekolah agar melakukan penanaman dan sesuai permintaan Bapak Gubernur agar setiap KK menanam minimal 5 pohon marungga di halaman rumah atau pinggiran kebun”

” Kita juga meminta kepada keluarga-keluarga agar mengkonsumsi sayuran marungga setiap hari untuk meningkatkan derajat kesehatan keluarga dan mencegah stunting”

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dalam kunjungan kerjanya di Malaka belum lama ini meminta agar seluruh keluarga di NTT menanam marungga di setiap halamam rumah minimal 5 pohon setiap KK.

” Selain tanam kita juga minta supaya seluruh keluarga NTT membiasakan makan marungga sesering mungkin untuk peningkatan derajat kesehatan keluarga dan pencegahan stunting”

” Marungga itu daun ajaib yang sangat bermanfaat bagi kesehatan keluarga. Satu kali makan daun marungga sama nilainya dengan minum 4 gelas susu. Ini sangat baik untuk perbaikan generasi anak-anak NTT”

Camat Io Kufeu -.Kabupaten Malaka, Lorens Seran secara terpisah kepada wartawan mengatakan di wilayahnya masyarakat sudah berlomba-lomba tanam dan makan marungga.

” Daun Marungga ternyata sangat lezat bila dimasak sup atau diolah menjadi makanan lokal yang sangat digemari keluarga dan anak-anak”

” Ibu – Ibu TP PKK di desa dan Kecamatan saat ini sudah bisa mengolah daun marungga menjadi aneka masakan dan kue yang sangat digemari keluarga dan anak-anak”

” Tahun ini di desa Kufeu sesuai arahan Bapak Bupati SBS warga menanam marungga seluas 50 ha di desa Kufeu dan desa-desa lainpun sudah mulai tanam pada lahannya masing-masing”

” Di Kecamatan Io Kufeu marungga bukan hanya untuk konsumsi keluarga tetapi sebagai komoditi ekspor yang memiliki nilai ekonomi”

” Kualitas Marungga Io Kufeu – Malaka bukan hanya untuk kebutuhan pasar lokal tetapi juga bisa masuk pasar internasional seperti Eropa, Amerika dan China” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *