Warga Malaka Barat Mulai Panen Padi

Malaka – Warga Malaka Barat yang menyebar di desa Motaulun, Naas dan desa Maktihan dalam seminggu terakhir mulai panen padi MT1 dengan hasil yang sangat menggembirakan.

Padi yang dipanen itu berasal dari program RPM dan juga ditanam warga secara mandiri. Diharapkan kedepan program RPM semakin diperluas karena sangat membantu rakyat.

Kepala Desa Motaulun, Andreas Klau mengatakan hal itu kepada wartawan, Senin (17/6-2019).

Kades Ande mengatakan program RPM yang diusung Bupati Malaka sangat membantu rakyat.

‘ Melalui program itu rakyat bisa mengakses bibit unggul, pupuk dan obat-obat pertanian serta teknologi pertanian yang disediakan tim ahli RPM”

“Dari dulu warga disini sudah tanam padi tetapi masih tradisional tanpa teknologi pertanian sehingga hasilnya pas-pasan”

“Kita berharap kedepannya implementasi program RPM lebih diperluas agar manfaatnya dirasakan banyak warga”

Marius, Warga Desa Naas secara terpisah mengatakan sangat senang dengan program RPM yang diusung Bupati SBS.

” Sebagai petani kita senang bila program itu diperluas dari tahun ke tahun karena manfaatnya sangat besar untuk rakyat karena langsung menikmati program dimaksud”

“Kita usulkan kalau bisa kedepannya pemerintah mengadakan mesin pengering padi agar bisa panen tepat waktu tanpa harus berpikir cuaca yang ekstrim”

“Musim hujan yang berkepanjangan belum lama ini sangat menghambat petani melakukan panen sehingga ada mesin pengering tentu sangat membantu rakyat”

“Dengan mesin pengering warga tidak lagi tunggu hujan reda baru panen tetapi bisa melakukan panen dan kualitas panenan tetap terjaga baik”(boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *