Warga Kota Betun Gelar Pembersihan Sampah di Pusat Kota

Sejumlah elemen masyarakat Kota Betun menggelar kegiatan pembersihan sampah didalam lingkungan kota, Sabtu ( 13/2-2021).

Kegiatan pembersihan sampah itu atas inisiatif kaum milenial yang disponsori Roy Tei Seran (RTS) Center dan Yanto Bria Lawalu (YBL) Creator melibatkan Puskesmas Betun, Pemerintah Desa Wehali, Aparat Kepolisian Sektor Malaka Tengah dan Koramil 1605-04 Betun.

Kegiatan itu melibatkan ratusan orang yang terdiri dari tenaga kesehatan pada Puskesmas Betun, Aparat Desa Wehali, Polsek Malaka Tengah, Koramil 1605-04 Betun dan para kaum milenial dari RTS Center dan YBL Creator.

Kepala Puskesmas Betun,Irene Tey Seran kepada wartawan di lokasi kegiatan mengatakan kebersihan merupakan tanggungjawab bersama, semua komponen masyarakat bukan tanggungjawab segelintir orang atau pihak tertentu.

“Kita sebagai masyarakat Malaka wajib menjaga kebersihan di lingkungan sekitar,”ujar

Dikatakannya, pembersihan lingkungan sekitar dari sampah dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sangat penting dalam pencegahan penyakit berbasis lingkungan seperti demam berdarah, malaria, diare dan penyakit berbasis lingkungan lainnya ketika musim hujan seperti sekarang.

“Karena sesungguhnya penyakit berbasis lingkungan itu diciptakan oleh kita masyarakat itu sendiri karena kurangnya kebersihan terhadap lingkungan,”jelasnya.

Dirinya mengajak seluruh masyarakat Rai Malaka untuk sama-sama menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS) agar dapat terhindar dari penyakit berbasis lingkungan seperti demam berdarah, malaria, diare dan penyakit berbasis lingkungan lainnya.

Rina berterimakasih kepada kaum milenial yang sudah berinisiatif untuk melakukan kegiatan kebersihan di sekitaran kota betun yang juga merupakan pusat ibu kota Kabupaten Malaka.

Harapan kedepannya Pemerintah Daerah sudah bisa menentukan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sehingga kalau pas sampah berserakan seperti ini tinggal angkut dan buang ke tempat tersebut.

Dirinya juga menghimbau untuk setiap masyarakat dapat menyiapkan tempat sampah sederhana pada setiap rumah untuk mencegah pembuangan sampah sembarang di tempat umum.

“Saya minta kalau bisa di setiap rumah masyarakat itu bisa menyiapkan tempat sampah sederhana sehingga kita jangan buang sampah sembarang tapi kita punya wadah sendiri untuk membuang sampah sambil menunggu petugas datang angkut,”ujarnya.

Sementara itu Yanto Bria Lawalu salah satu inisiator kegiatan pembersihan di pusat kota betun yang ditemui mengatakan sampah yang disini sudah sekitar 4 bulan dibuang disini dan tidak dilanjutkan ke tempat pembuangan akhir sehingga pihaknya mengajak kaum milenial dari hati ke hati yang memiliki kepedulian terhadap kebersihan lingkungan untuk melakukan pembersihan.

“Kami berterimakasih sekali kepada pihak terkait seperti Pemerintah Desa Wehali, Puskesmas Betun, Polsek Malaka Tengah, Koramil 1605-04 Betun serta kaum milenial lainnya yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan hari ini,”ungkap Yanto. ( ghz)

 

 

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *