Warga Desa Rabasa – Malaka Gandeng Mahasiswa UKAW Kupang Tanam Kelor 1500 Pohon

Warga Desa Rabasa di Kecamatan Malaka Barat – Kabupaten Malaka menggandeng Mahasiswa UKAW Kupang melakukan penanaman anakan kelor sebanyak 1500 pohon di desa Rabasa, Senin (9/3-2020)

Selain melakukan budidaya kelor para mahasiswa bekerja sama dengan warga melakukan sosialisasi tentang manfaat kelor bagi masyarakat termasuk bekerja sama dengan petugas kesehatan menggelar penimbangan dan pengukuran tinggi badan anak-anak untuk mengetahui angka stunting di wilayah desa tersebut.

Selain kegiatan diatas para mahasiswa bekerja sama dengan masyarakat melakukan pembersihan lingkungan, pemagaran serta penataan administrasi desa.

PJ Kepala Desa Rabasa – Kecamatan Malaka Barat, Agus Nahak mengatakan hal itu kepada wartawan di Rabasa, Senin ( 9/3-2020).

Kades Agus mengatakan kegiatan menanam kelor merupakan salah satu bentuk untuk mengimplementasikan Instruksi Bupati Malaka untuk tanam dan makan kelor.

” Kebetulan mahasiswa UKAW Kupang yang menggelar KKN di Malaka juga mengusung program yang sama untuk budidaya kelor maka kita sinergikan dengan program yang dibawa dari kampus”


” Para mahasiswa datang membawa bibit kelor dan kita sediakan plastik kokeran dan masyarakat yang mengisi kokeran dengan tanah dan pupuk kandang”

Dosen Pendamping Mahasiswa Kegiatan Belajar Pendampingan Masyarakat UKAW, Dr Jhoni Lumba kepada wartawan mengatakan kehadiran mahasiswa di Malaka untuk melakukan kegiatan Belajar Pendampingan Masyarakat , salah satu program wajib yang harus dijalankan yakni melakukan budidaya Kelor termasuk menggelar sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya kelor bagi kesehatan masyarakat terutama untuk pencegahan stunting.

” Budidaya dan makan kelor ini merupakan program Bapak Gubernur NTT terutama untuk pencegahan Stunting di Provinsi NTT”

” Kita dari lembaga pendidikan UKAW merespon itu sebagai hal positif sehingga harus disosialisasikan dan diimplementasikan dalam wujud penananam kelor bersama masyarakat termasuk mensosialisasikan tentang pentingnya mengkonsumsi kelor”

Aparat Desa Rabasa, Brudensius Tahu Seran kepada wartawan mengapresiasi kehadiran mahasiswa UKAW di desa Rabasa.

” Kita senang karena para mahasiswa UKAW yang datang kesini membaur dengan rakyat melakukan berbagai hal positif bersama rakyat dan untuk kepentingan rakyat disini”

” Kita budidaya bersama kelor mulai pesemaian benih hingga penanaman anakan. Kita optimis target penanaman 1500 anakan kelor yang disemaikan itu berhasil sesuai rencana”

Seperti disaksikan media ini budidaya tanaman kelor belakangan ini semakin marak di Kabupaten Malaka baik dilakukan instansi pemerintah, Desa, Sekolah-Sekolah dan masyarakat luas setelah Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengeluarkan instruksi Bupati untuk penanaman dan budidaya kelor. (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *