Warga Desa Forekmodok Enggan Kerja Diluar Daerah dan Memilih Garap Lahan Pertanian

Sebanyak 412 Kepala Keluarga di desa Forekmodok – Kecamatan Weliman – Kabupaten Malaka – Provinsi NTT lebih suka kerja kebun di kampung halaman sendiri ketimbang mencari penghasilan dengan bekerja diluar daerah.

Selama beberapa tahun terakhir sejak program pacul tanah gratis dicanangkan Bupati SBS rakyat desa Forekmodok lebih memilih bekerja kebun untuk mencukupi kebutuhan keluarga ketimbang harus mencari kerja diluar daerah.

Dari pantauan desa, setiap tahun frekuensi warga keluar daerah untuk bekerja semakin menurun karena mereka di kampung halamanya sendiri sudah memiliki penghasilan dari usaha pertanian yang ditekuni.

Kepala Desa Forekmodok – Kecamatan Weliman , Daniel Moruk mengatakan hal itu kepada wartawan di Forekmodok – Kecamatan Weliman – Kabupaten Malaka – Provinsi NTT, Minggu (19/7-2020).

Kades Moruk mengatakan sejak Pemkab Malaka mencanangkan program RPM , rakyat di desa Forekmodok sangat terbantu dengan program itu karena bisa mengakses benih unggul, pupuk dan obat-obatan pertanian.

” Rakyat juga sangat antusias dengan program Pacul tanah gratis dari dinas Pertanian Malaka. Dari program itu rakyat miliki kebun luas yang siap ditanam dan dirawat”

” Ini yang buat rakyat tertarik dan betah serta tidak tinggalkan desa untuk bekerja diluar Malaka karena dikampung sendiri sudah ada penghasilan dari tanah yang dimiliki”

” Luas desa kami 4000 meter persegi dan dari luasan itu rakyat sudah kerja lahan kering untuk kebun sebanyak 100 ha lebih dan sawah lebih dari 200 ha. Ini perkembangan yang sangat menggembirakan buat rakyat dan rakyat sangat menikmatinya”

” Tahun ini kita juga akan mengakses program pacul tanah rakyat dari dinas Pertanian diperuntukkan bagi warga yang membutuhkan lahannya diolah untuk perluasan kebun atau kebun baru ” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *