Warga Desa Fafoe – Malaka Panen Jagung MT 1 Sebanyak 392 Ton Dari Lahan Seluas 112 Ha

Ditengah Pandemi Covid 19 Petani di desa Fafoe – Kecamatan Malaka Barat – Kabupaten Malaka – Provinsi NTT panen jagung MT 1 sebanyak 392 Ton.

Hasil Panenan jagung MT 1 itu diperoleh warga dari hasil penanaman jagung pada lahan seluas 112 ha dan semuanya berhasil dengan hasil produksi rata-rata 3,5 ton/ha.

Sementara itu untuk tanaman padi rakyat sudah panen sebanyak 34 ha dan lahannya sementara disiapkan petani untuk tanam jagung MT3 (Ahuklean)

Kepala Desa Fafoe, Yoseph Seran Klau,S.Sos mengatakan hal itu kepada wartawan disela Penyaluran BST bagi warga lima desa Kecamatan Malaka Barat di Kantor Camat Malaka Barat – Kabupaten Malaka, Kamis (28/5-2020).

Dikatakannya, sesuai pantauannya rata-rata petani di desa Fafoe tahun ini hasil panenannya bagus karena curah hujannya bagus untuk produksi jagung.

” Selama panen kita lakukan ubinan dan rata-rata produksi per ha sebanyak 3,5 ton”

” Setelah panenan MT 1 petani langsung menyiapkan lahan dan saat ini sudah tanam MT 2 . Namun rata-rata petani di desa Fafoe lebih memilih tanam pada MT3 (Ahuklean) karena masih ada waktu untuk persiapan lahan”

” Dalam MT3 sesuai laporan Pamong Tani di desa rakyat akan menanam jagung pada lahan sebanyak 176 ha. Saat ini petani masih menyiapkan lahannya sambil menanti waktu penanaman”

Kades Yoseph menjelaskan khususnya pada lahan pertanian di daerah Braku ada keunikan khusus karena setiap tahunnya petani terapkan penanaman tumpang sari jagung dan padi yang dikenal dikalangan petani dengan sistim penanaman rel kereta api.

” Sistim tanam itu menggunakan jarak tanam 2 m x 50 Cm dan disela jagung ditanami padi”

” Sistim penanaman itu diterapkan dengan pertimbangan pada MT 1 terkadang hujan berkepanjangan atau banjir maka yang berhasil tanaman padi. Bila hujannya normal maka kedua jenis komoditi tanaman itu berhasil di panen secara bersama” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *