Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Malaka, Hendrik Fahik Taek  Didemo Gara-Gara Sebut Tenaga Medis “Babu dan Ijasah Paket”

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Malaka dari Fraksi PKB, Hendrikus Fahik Taek didemo para tenaga medis  Kabupaten Malaka  di Gedung DPRD Kabupaten Malaka, Kamis ( 28/1-2021).

Pasalnya, dalam kunjungan ke RSUPP Betun, Selasa (26/1) Hendrik Fahik Taek diduga kuat telah mengeluarkan kata-kata yang dinilai melecehkan profesi  tenaga medis dengan sebutan ” babu dan ijasah paket.

Tidak puas dengan pelecehan seperti itu para tenaga medis baik bidan, perawat dan dokter menggelar aksi damai di Gedung DPRD Kabupaten Malaka dengan salah satu tuntutan yakni  meminta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malaka, Hendrik Fahik Taek meralat dan  meminta maaf atas kejadian itu dan  tidak mengulangi lagi dilain kesempatan.

Seperti disaksikan media ini sejak pukul 10.00 Wita pagi tadi rombongan tim medis mengendarai sepeda motor dan belasan mobil ambulance memasuki halaman kantor DPRD Kabupaten Malaka.

Mereka parkir secara teratur ,  berbaris dengan tetap menjaga jarak dan mengenakan masker. Beberapa peserta aksi damai itu menggunakan pengeras suara dari salah satu mobil ambulance untuk melakukan orasi.

Dalam kesempatan yang sama DPRD Kabupaten Malaka sementara menggelar RDP dengan pemerintah terkait penangan Covid 19  di Kabupaten Malaka.

Karena mendapatkan desakan dari para peserta aksi maka RDP yang sementara berlangsung diskors selama 40 menit dan
disepakati 10 peserta mewakili peserta aksi untuk menyampaikan
aspirasi dan tuntutan kepada dewan.

Juru bicara peserta aksi damai, Ferry Fahik usai bertemu Dewan  kepada wartawan mengatakan  sangat menyesalkan sikap Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Malaka, Hendrik Fahik Taek  yang mengelak serta tidak mengakui pelecehan yang sudah dilakukan kepada para tenaga medis yang bertugas saat itu.

” Tadi kami klarifikasi tetapi Dewan Hendrik mengelak dan justru meminta kami melaporkan di Polisi”

” Kami omong ini bukan tidak ada bukti karena kejadiaannya didalam rumah sakit dan bukti pembicaraannya terekam CCTV serta para saksi juga ada”

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Malaka, Hendrik Fahik Taek  dalam kesempatan klarifikasi itu membantah keras telah melakukan pelecehan terhadap para tenaga medis yang bertugas.

” Itu tidak benar. Kalau itu benar silahkan tunjukkan bukti vidionya”

” Saya datang ke RSUPP Betun bertemu KTU dan dokter yang bertugas saat itu. Kami dalam pembicaraanpun sangat baik dan tidak ada persoalan apalagi ada kata-kata kasar seperti itu” ( boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *