Uskup Domi Minta Umat Keuskupan Atambua Setiap Hari Berdoa Untuk Pemerintah

TTU – Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr meminta kepada seluruh umat Allah di Keuskupan Atambua agar setiap hari menyisihkan waktu berdoa untuk pemerintah karena bagaimanapun dalam menyelenggarakan pemerintahan, Pelaksanaan Pembangunan dan Pelayanan kepada masyarakat Pemerintah selalu membutuhkan doa- doa dari Umat Allah.

Permintaan itu disampaikan Uskup Atambua, Mgr Dominikus Saku, Pr saat memimpin Perayaan misa syukur perayaan Pelantikan Bapak Hendrikus F. Bana, SH sebagai Anggota DPRD TTU di Kefamenanu belum lama ini.

Dalam homilinya Uskup Domi meminta umat agar dalam doa rosario setiap hari menyi sihkan satu peristiwa rosario untuk pemerintah, baik di Kabupaten, Propinsi dan Pusat karena pemimpin kita dalam menyelengarakan tugas-tugas pemerintahan mereka juga membutuhkan bantuan doa – doa Umat.

” Tugas kita mendoakan pemerintah supaya bisa melaksanakan tugas tugasnya dengan baik. Kita tahu yang dinamakan pemerintah itu ditingkat daerah adalah eksekutif legislatif dan yudikatif. Tiga hal tersebut harus di doakan. Kita harus doakan para hakim supaya mengadili juga dengan baik. Pengacara dan Jaksa juga harus didoakan supaya menangani perkara perkara dengan baik sehingga terjadilah peningkatan hukum yang baik di Republik ini”.

“Kita juga berdoa bagi pemerintah kabupaten eksekutif supaya birokrasi itu berjalan dengan baik. Kita berdoa supaya mereka di hari hari kemarin bekerja kurang baik semoga melalui doa- doa kita mereka bisa bekerja dengan lebih baik”.

“Kita juga berdoa supaya mereka yang kita pilih melalui pemilu yang duduk di bangku DPRD agar dapat melaksanakan tugas mereka itu dengan baik”

“Di ditingkat nasional kita mendoakan DPD kita yang dalam kesatuan dengan DPR RI supaya mereka bekerja dengan baik untuk memajukan bagsa ini dengan membuat regulasi dan aturan – aturan tentang kehidupan yang lebih baik”.

“Selain itu kita bedoa juga supaya kita masyarakat mempunyai fungsi untuk bisa mengontrol karena dalam sistem demokrasi kitalah pemegang kedaulatan tertinggi didalam kekuasaan. Mereka ini adalah legislator yang kita pilih untuk mewakili kita dan kita harus bisa memberikan masukan kepada mereka agar dalam menjalankan tugas lebih baik”

“Kita diharapkan proaktif dan aktif memberikan masukan. Kita juga bisa memberikan masukan juga dengan mendengarkan apa yang dikatakan pemerintah yang bisa mengarahkan kita kepada hal -hal yang lebih baik untuk memajukan daerah kita.
Hal yang tidak baik kita masyarakat juga bisa memberikan masukan untuk memperbaiki hal itu. Dengan demikian kita bisa menjalankan tugas kita sebagai pemegang kedaulatan tertinggi didalam sistem berdemokrasi.” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *