Upacara Tabur Bunga di Pantai Motadikin : Bupati Malaka Apresiasi Pimpinan dan Anggota DPRD Jadi Contoh Penerapan Protokol Covid 19 di Kabupaten Malaka

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Malaka yang sudah memberikan contoh kepada rakyat dimana dalam setiap rapat Paripurna DPRD terapkan Protokol Kesehatan Covid 19.

Hal itu disampaikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dalam upacara Seremonial Tabur Bunga untuk mengenang Jasa para Pahlawan yang gugur dalam merebut Kemerdekaan RI yang digelar di Pantai Motadikin – Kabupaten Malaka – Provinsi NTT, Minggu (16/7-2020) malam ini.

Dikatakannya, selaku Bupati Malaka menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Malaka yang telah memberikan contoh dimana dalam setiap rapat paripurna selalu dilakukan menerapkan protokol Covid 19.
Pimpinan DPRD dengan perwakilan pemerintah di ruang rapat DPRD dan Bupati bersama semua Kepala Perangkat Daerah di aula kantor daerah.

” Memang karena pendemi Covid 19 jarak yang memisahkan kita tetapi hati dan pikiran kita tetap bersatu untuk urus rakyat di Kabupaten Malaka”.

” Saya menyampaikan kepada pimpinan dan anggota DPRD bahwa kita harus jadi contoh untuk
Penerapan Covid 19. Walau jarak kita dekat tetapi kita virtual . Bukan kita tidak mau bertatap muka tetapi kita harus menjadi contoh karena ruang rapat kita di DPRD belum representatif untuk menampung kita semua. Kita berharap Covid segera reda dan bila ruang DPRD selesai dibangun maka bisa representatif melakukan rapat bersama” .

“Terima kasih atas kemitraan antara Pimpinan DPRD bersama anggota. Ibaratnya, rumah kita satu yakni rumah Kabupaten Malaka tetapi bilik kita yang berbeda yakni bilik legislatif dan bilik eksekutif. Kita semua menjaga kebun yang sama yakni kebun Kabupaten Malaka. Kita jaga tanaman yang sama yakni rakyat Kabupaten Malaka. Tidak ada satupun yang berbeda untuk mengurus rakyat Kabupaten Malaka tetapi perbedaan hanya pada tugas pokok dan fungsi kita masing-masing” .

” Mari dengan kegiatan peringatan ke 75 tahun kemerdekaan kita bahu-membahu bergandengan tangan dan bersatu. Karena menurut teori pendemi bahwa salah satu unsur yang menentukan kesuksesan dalam mengatasi persoalan besar seperti pandemi yakni kita harus bersatu”

” Terkait penanganan Covid 19 dI Kabupaten Malaka pada kesempatan yang berbahagia ini
saya berterima kasih kepada kita semua terutama kepada aparat penegak kita baik dari unsur TNI- Polri dan Satpol PP yang terus bersemangat menjaga rakyat supaya tertib dalam menjalankan protokol Covid 19 dalam rangka urusan kehidupan dan urusan kemanusiaan.
Memang pasti disana sini ada ketidak enakan tetapi itulah karena satu aturan yang harus ditaati kita semua”.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Malaka bersama para pejabat utama di Polres Malaka, Bapak Dandim bersama seluruh pejabat yang menyebar di Kabupaten Belu dan Malaka, Satpol PP dengan seluruh anggota yang tentunya dibantu oleh para pejabat Sipil dan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda tokoh perempuan dan elemen masyarakat lainnya yang dengan caranya masing-masing sudah berkontribusi dalam penanganan Covid 19 di Kabupaten Malaka”

” Kita hadir ditempat ini karena kita semua dipercaya oleh rakyat, oleh bangsa dan oleh negara sehingga kita diberikan tanggung jawab untuk melaksanakan urusan pemerintahan, urusan pembangunan dan urusan kemasyarakatan di Kabupaten Malaka ini hasil perjuangan para pahlawan sehingga kita sudah 75 tahun merdeka”

“Berkenaan dengan hal itu maka sejak tiga tahun terakhir mulai tahun 2018 hingga tahun ini kita lakukan acara mengenang para pahlawan dengan menabur bunga di laut samudera Indonesia di bagian Selatan indonesia”.

“Kegiatan ini dapat dilaksanakan setelah dilakukan diskusi antara Pihak TNI, Polri dan Pemerintah Daerah maka disepakati setiap tahun pada tanggal 16 Agustus kita mengenang jasa para pahlawan dengan melakukan tabur bunga di Samudera Indonesia bagian dari NKRI yang dijaga dan didiami masyarakat Kabupaten Malaka”.

“Tak lupa kami sampaikan terima kasih kepada Camat Malaka Tengah yang saat ini hadir serta para rohaniwan yang selalu mendoakan kita supaya kita cerdas dan pandai mengelola potensi yang ada didaerah kita untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat”.

“Rangkaian acara 17 Agustus harusnya kita rangkaikan dengan kegiatan yang menunjukkan semangat mengisi kemerdekaan , semangat dan daya juang mulai dari anak TK hingga pegawai dan kita semua yang berada disetiap daerah di Indonesia”.

“Bahkan ada kegiatan yang ada hiburan tetapi karena situasi pendemi Covid 19 maka kegiatan tersebut disederhanakan dan ditiadakan. Bukan karena kita tidak mau tetapi karena kita menjaga karena urusan pendemi Covid 19 itu urusan kemanusiaan dan urusan kehidupan. Kalau salah kelola maka urusan kemanusiaan terancam dan urusan kehidupan bisa nyawa melayang”. (ed/boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *