TP PKK Kabupaten Malaka Gelar Jambore Kader PKK dan Posyandu Tingkat Kabupaten Malaka di Betun

Malaka – Tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga (TP PKK)Kabupaten Malaka menyelenggarakan jambore kader PKK dan kader posyandu,serta lomba masak serba ikan.

Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan Umum Betun,Kamis,(29/8)dibuka oleh,Sekda Malaka,Donatus Bere, dihadiri oleh,wakil ketua TP PKK,Maria Theresia Un Asa Manek, Kepala Dinas Pertahanan dan Perikanan,Yohanes Bernando Seran,diwakili kabid perikanan dan kelautan,Stefanus Nahak Klau,dan peserta lomba dari 12 kecamatan yang berjumlah 96 orang.

Bupati Malaka,Stefanus Bria Seran, dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekda Malaka,Donatus Bere,menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada panitia penyelenggara jambore kader PKK dan kader posyandu yang sudah melaksanakan kegiatan tersebut dengan baik.

“Terlaksananya acara ini merupakan hasil kerjasama dan koordinasi serta komunikasi yang baik dari seluruh tim penggerak PKK kabupaten Malaka baik dari tingkat kecamatan maupun desa yang telah memberikan kontribusi yang positif dengan memupuk persahabatan dan persaudaraan sehingga dapat berkiprah dan memberikan hal yang tebaik bagi kabupaten Malaka,”Ucapnya.

Tim penggerak PKK kabupaten Malaka merupakan mitra kerja pemerintah yang menjadi ujung tombak dalam pembangunan dan memberdayakan masyarakat.

“PKKsebagai organisasi yang berhubungan langsung dengan keluarga dan memiliki andil yang sangat besar dalam membina dan memaksimalkan anggota keluarga melalui para kadernya,”Tandasnya.

Lanjutnya,modal dasar dalam sebuah pembangunan,berawal dari keluarga yang mana sebagai lingkungan sosial yang pertama dalam kehidupan manusia.
“Dari keluarga dapat melahirkan generasi bangsa yang dapat menerima dan meneruskan tongkat estafet pembangunan khusunya di kabupaten Malaka,”Ungkapnya.

Oleh karena itu,melalui pelaksanaan jambore dan lomba masak serba ikan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan,motivasi dan peran serta para kader pkk dalam memberdayakan pembinaan masyarakat selanjutnya,”Katanya.

Kegiatan tersebut merupakan wadah untuk memupuk kebersamaan dan juga sebagai ajang silahturami,untuk berbagi pengalaman,pengetahuan dan memotivasi,para kader dalam peningkatan kemampuan sehingga bisa menambah wawasan demi terwujudnya keluarga yang sehat dan sejahtera,”Ungkapnya.

Lanjutnya,dengan berbagai perlombaan yang diadakan bisa melahirkan ketrampilan dan kreatifitas yang tinggi dari para kader sehingga masyarakat dapat lebih diberdaya dan maju.
“Saya berharap, para kader pkk mengikuti lomba dengan baik,penuh semangat,sportifitas dan selalu menjaga kekompakan karena kegiatan tersebut memiliki manfaat yang sangat besar sehingga bisa membawa perubahan yang berarti untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Malaka selanjutnya,”Katanya.

Sementara wakil ketua TP PKK Malaka,Maria Theresia Un Asa Manek,mengatakan,tujuan dari lomba kader PKK dan posyandu serta menu serba ikan adalah untuk mengetahui sejauh mana kemampuan,kreatifitas dan motivasi kader-kader PKK di kecamatan sehingga kegiatan-kegiatan di desa dapat berjalan lancar.

“Kegiatan jambore ini kita laksanakan selama satu hari dengan berbagai lomba seperti lomba pidato,menu serba ikan,dan defile parade pakaian adat.
Output dari kegiatan ini untuk mencetak kader-kader yang profesional dan berkualitas sehingga bisa mengelolah sepuluh program pokok pkk yang telah dicanangkan dengan baik.

“Lomba ini kita mencari bibit-bibit yang berkualitas dari para kader,nantinya kita akan lihat yang berpestasi akan mengikuti lomba tingkat provinsi,jika berhasil dan meraih juara maka berhak mengikuti lomba di tingkat nasional,”Katanya.

Oleh karena itu para peserta mengikuti dengan baik sehingga bisa mereprentasi kabupaten Malaka di tingkat provinsi.
“Saya minta kepada para peserta jangan main-main,ikuti lomba secara serius sehingga bisa mengharumkan kabupaten Malaka yang lebih baik,buktikan bahwa kita bisa,”Katanya.

Dirinya juga mengatakan sesuai tema jambore” bergandeng tangan melaksanakan pencegahan stunting di Kabupaten Malaka.

Stunting merupakan kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga tinggi badan anak tidak sesuai standar anak seusianya.
“Seorang anak yang mengalami stunting dikemudian hari akan mengalami penurunan kreatifitas dalam belajar,lemahnya kognitif,cepat lelah,tidak lincah,dan mudah terserang penyakit,bahkan sulit bersaing dalam dunia kerja karena kondisi kekebalan tubuhnya lemah,”Ujarnya.

Untuk itu perlu sinkronisasi dalam berbgai stakeholder dalam mencegah stunting di kabupaten Malaka terutama para kader sebagai ujung tombak pencegahan stunting.
“Sebagai kader PKK dan posyandu harus melakukan pemantuan gizi ibu hamil 1000 hari pertama dalam kehidupan dengan memberikan pola asupan gizi yang seimbang serta membudayakan pola hidup bersih dan sehat,”Katanya.

Sedangkan salah satu peserta dari kecamatan Wewiku,Yosevina Nono,saat diwawancarai mengatakan kegiatan tersebut sangat baik dan menyenangkan karena para peserta bisa mengekpolarasi kemampuan dan pengetahuannya,seperti lomba pidato,penyuluhan dan memasak menu serba ikan.
“Jadi,kami merasa senang,bahagia dan bermanfaat,apalagi acara ini diisi dengan lomba pidato,tebe,pakaian adat,dan penyuluhan,hal ini memacu dan memotivasi kami untuk bekerja sesuai dengan standar dan pola yang ada sehinga kedepan kami bisa memberikan yang terbaik untuk Rai Malaka,”Ucapnya.

Sementara,salah satu kader Posyandu dari Kecamatan Kobalima Timur,Ida Atok, kegiatan tersebut memberikan dampak yang positif bagi para kader PKK karena banyak hal yang positif yang disalurkan seperti lomba pidato tentang bagaimana cara untuk mencegah stunting.
“Kami merasa senang,dari ilmu dan pengetahuan yang ada kami bisa terapkan dan bagi kepada masyarakat terutama kepada ibu-ibu yang sedang hamil “Ucapnya.
Harapanya,pemerintah lebih proaktif untuk bergandengang tangan dengan stakeholder yang ada untuk menekan angka stunting yang ada di kabupaten Malaka.”katanya. (tim/berbagai sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *