TP PKK Gelar Evaluasi Kegiatan PMT Bagi Anak dan Bay di Desa Model Umatoos – Malaka

TP PKK Desa Umatoos menggelar evaluasi kegiatan PMT untuk anak Paud, SD dan bayi Balita di desa model – Umatoos – Malaka Barat – Kabupaten Malaka – Provinsi NTT, Kamis (3/9-2020).

Evaluasi ini ini merupakan kegiatan evaluasi tahap ke-2 bulan Agustus, dihadiri tokoh agama, kader kesehatan, tokoh masyarakat dan pendamping desa model.

Kepala Desa Umatoos, Anusius Seran kepada wartawan menjelaskan bahwa para.pelaku didesa melakukan evaluasi kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bulan kemarin supaya ada perbaikan dan kekompakan terutama dalam pelayanan terhadap kelompok penerima sasaran juga harus bagus.

” Yang diutamakan itu soal kebersihan. Anak-anak sebelum makan harus cuci tangan dan membiasakan anak untuk menerapkan budaya bersih”

“Dalam beberapa hari ke depan, ada kunjungan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi dalam hal ini ibu Gubernur, tetapi beliau melakukan kunjungan tidak memberitahukan waktunya kapan. Beliau akan datang secara tiba-tiba untuk mengecek kegiatan di desa itu berjalan atau tidak. Ini kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (TMP) di 1 Kabupaten 1 Desa. Kita Desa Umatoos termasuk Desa Model di Kabupaten Malaka maka kita menerima bantuan PMT dari tim penggerak PKK Provinsi”

Ketua TP PKK Desa Umatoos,
Maria Inansia Seran, ST mengatakan Kegiatan PMT ini hanya ada di desa di 22 kabupaten dan kota di seluruh provinsi NTT dan desa umatoos adalah satu-satunya desa yang terpilih menjadi desa model di Kabupaten Malaka”

” Jangka waktu berlangsung kegiatan ini selama 1 tahun tapi dianggarkan untuk lebih. Perkembangannya dipantau setiap tahun. Untuk jangka waktu desa model ini juga kami belum pastikan kapan berakhir semua tergantung pemantaun tiap tahun itu. Kalau berkembang terus akan dilanjutkan terus secara berjenjang. Sama seperti program PMT juga akan berlangsung terus.

“Desa Umatoos dipilih menjadi desa model bukan karena banyaknya penduduk, tetapi PKK memilih Umatoos karena melihat dari potensi alam seperti pantai Abudenok, tenun ikat, karang taruna dan lainnya. Jadi umatoos jadi desa model itu karena potensinya”

Hadir dalam kesempatan itu Pendamping Desa Model, Krisantus Nahak, S.KM dan Maria Gaudensiana Bria, S.Pd (Ichal Buga)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *