Tokoh Masyarakat Harus Jadi Motor Pelaksanaan Protokol Covid di Desa

Segenap elemen masyarakat baik itu tokoh masyarakat, tokoh agama,tokoh pemuda, tokoh wanita , tokoh pendidikan harus jadi motor penggerak pelaksanaan Protokol Covid di desa-desa.

Untuk itu berbagai tokoh diatas harus bisa menjadi contoh dan motor penggerak pelaksanaan protokol Covid karena apa yang mereka lakukan dan katakan akan dipatuhi dan dilaksanakan masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Dandim 1605/Belu, Letkol Inf Ari Dwi Nugroho saat bersama Forkopimda Malaka memantau Penanganan Covid 19 di desa Kakaniuk- Kecamatan Malaka Tengah – Kabupaten Malaka – Provinsi NTT, Selasa (19/5-2020)

Dandim mengatakan peranan para tokoh di desa sebagai tokoh panutan warga sangat dibutuhkan berperan aktif sebagai motor penggerak pelaksanaan protokol.Covid di desa.

“.Kami datang kesini karena kami sayang rakyat. Kami sangat berharap rakyat tetap sehat dan tidak tertular covid”

” Peristiwa Covid merubah segalannya. Ada pergeseran kehidupan dalam sisi agama dan adat. Semua kegiatan dilaksanakan secara mandiri dan tidak berkelompok”

“Semua komponen harus disiplin laksanakan protokol Covid karena akibatnya sangat fatal”

” Saat sakit dan meninggalpun dikubur dengan protokol Covid dan tidak diurus keluarga”

” Kita harus Pedomani pencegahan Covid dengan Sabar dan keras.
Sabar artinya tetap persuasif untuk membangkitkan kesadaran.
Keras artinya tegas untuk ambil tindakan kalau ada warga yang bandel”.

“Kita harus waspada karena kabupaten tetangga sudah ada yang terpapar . Jadi kita,semua harus bekerja sama perang melawan Covid” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *