TNI -POLRI Sebut Penanganan Covid 19 di Malaka Tersistimatis dan Bisa Jadi Model

Tentara Nasional Indonesia (TNI) Kodim1605/Belu dan Kepolisian Resort (Polres) Malaka mengapresiasi  Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka (Pemda) yang sangat serius melakukan penanganan dalam rangka memutuskan mata rantai menyebaran Pandemi Covid-19 di wilayah Kabupaten Malaka.

Pemda dalam melakukan penanganan Covid 19 sangat sistimatis dengan melibatkan partisipasi seluruh komponen masyarakat sebagai pelaku utama sehingga bisa dijadikan model penanganan Covid 19 di Timor Barat.

Demikian intisari pendapat yang dihimpun media ini, Sabtu (18/4/2020)

Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno kepada media ini mengatakan Pemkab Malaka dibawah kepemimpinan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran patut diapresiasi karena berbagai upaya yang dilakukan untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di kabupaten Malaka tersistematis dengan melibatkan pilar-pilar dan kekuatan dari Kabupaten hingga setiap desa.

“Saya bersama Bupati Malaka pernah turun  langsung memantau di setiap perbatasan antara desa hingga antar kabupaten yang ada di Malaka dan para petugas mulai dari desa , kecamatan maupun Kabupaten memiliki perhatian besar dalam penanganan Covid 19″
” Kepatuhan warga mengenakan masker saat beraktivitas diluar rumah menyebar disemua kecamatan dan desa dalam waktu yang relatif bersamaan menunjukkan bahwa seluruh komponen masyarakat memiliki perhatian dan berpartisipasi dalam upaya pencegahan Covid 19 sesuai instruksi dan himbauan pemerintah”

” Untuk perbatasan antar negara maupun kabupaten, gugus tugas pencegahan Covid-19
melakukan penyemprotan disinfektan serta mendata nama sitiap orang dalam perjalanan dari luar yang akan masuk ke kabupaten Malaka merupakan langkah cerdas Pemda Malaka memutuskan penyebaran virus ini patut di jadikan contoh daerah lain guna memutuskan mata rantai penyebaran virus”

Dandim 1605/Belu, Letnan Kolonel, inf Ari Dwi Nugroho kepada wartawan saat memantau  gugus tugas Covid-19 di perbatasan Kabupaten TTS – Malaka di Wewiku mengatakan  cara Pemda Malaka  memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid-19 patut diapresiasi dan dijadikan contoh daerah lain.

” Tadi sepanjang jalan dari Atambua Kabupaten Belu ketika kami memasuki Perbatasan kabupaten Malaka di Talimetan – Kusa melihat cara kerja gugus tugas tingkat desa hingga kabupaten bekerja sangat baik dan terukur”

” Setiap kendaraan yang melewati daerah itu berhenti dan petugas melakukan penyemprotan disinfektan dan menyarankan setiap pengemudi dan penumpang mengunakan masker”

Saat pantau di Perbatasan TTS – Malaka di Desa Lamea – Kecamatan Wewiku
Dandim Belu disambut tim gugus tugas pencegahan Covid-19,
yaitu Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup, Ferdinand Un Muti, Kapolsek Wewiku, Ipda Nicodemus Saleh Nusa, anggota PolPP, BPBD, dan petugas Dinas Kesehatan Malaka.

Kadis Un Muti menjelaskan atas perintah Bupati Malaka pihaknya melaksanakan tugas pemantauan dan pengecekan para pelaku perjalanan yang masuk ke Malaka berupa pemeriksaan KTP hingga pengecekan kesehatan satu persatu selanjutnya memberikan laporan secara detail kepada Bupati dan berbagai stake holder untuk penanganan lebih lanjut sesuai protap yang ditetapkan. (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *