Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Headline

Tinjau BLK Kepri, Ansar Ahmad Akan Tambah Empat Paket Pelatihan Las…

31
×

Tinjau BLK Kepri, Ansar Ahmad Akan Tambah Empat Paket Pelatihan Las…

Sebarkan artikel ini

Radarmalaka.com, Tanjungpinang – Empat paket pelatihan las akan ditambahkan melalui APBD Perubahan Tahun 2023 untuk menunjang pelatihan yang tersedia.

Demikian dikatakan oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad, saat meninjau langsung Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kepri yang beralamat di Jalan D.I Panjaitan, Km 8, Kota Tanjungpinang, Selasa, 4 April 2023.

Ansar mengatakan, BLK sebagai tempat mengasah keterampilan calon pekerja sudah seharusnya menyediakan berbagai paket pelatihan yang bisa diakses oleh anak-anak muda Kepri.

“Kita lihat hari ini ada banyak anak-anak muda yang sedang dalam pelatihan, kita tambah lagi nanti biar semakin banyak calon pekerja yang terserap melalui pelatihan di BLK Kepri,” kata Ansar.

Selain menambah paket pelatihan, Ansar juga akan memberikan anggaran untuk perbaikan atap gedung pelatihan dan menambah peralatan pelatihan.

“Tentu supaya pelatihan makin maksimal kita juga harus perhatikan sarana dan prasarana di sini, kita akan siapkan anggaran untuk perbaikan atapnya dan peremajaan alatnya,” kata Ansar.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kepri Mangara M. Simarmata, setiap angkatan pelatihan las bisa diikuti 16 orang.

“Dengan penambahan empat paket pelatihan las, maka ada 64 orang yang bisa mengikuti pelatihan las,” kata Mangara.

Saat ini, kata Mangara, BLK Provinsi Kepri menyediakan 12 pelatihan yang bisa diikuti oleh calon pekerja. Pelatihan yang tersedia adalah las, teknik listrik, teknik ilmu komputer, garmen, perbaikan sepeda motor, kulkas, AC, dan lainnya.

“Seperti hari ini, ada 16 orang yang sedang mengikuti pelatihan las yang semuanya berasal dari seluruh Provinsi Kepri,” ungkap Mangara.

Ansar pun menekankan, agar selesai mengikuti pelatihan, para peserta bisa langsung diserap oleh perusahaan yang ada di Kepri.

“Jangan malah menambah pengangguran baru di Kepri, jadi begitu selesai pelatihan langsung bisa masuk dunia kerja,” ujar Ansar.

Untuk itu, Disnakertrans Provinsi Kepri telah menjalin berbagai kerja sama dengan beberapa perusahaan. Setelah pelatihan, para peserta akan mengikuti Uji Kompetensi (UJK) dan jika lulus bakal mendapat dua sertifikat, yaitu sertifikat mengikuti pelatihan dari Balai Latihan Kerja Pengembangan Produktivitas (BLKPP) Kepri dan sertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dari Jakarta.

Data tiap-tiap peserta yang sudah lulus pelatihan dan UJK akan dikirim ke perusahan-perusahaan di daerah setempat.

“Waktu uji kompetensi nanti, kami akan undang perusahaan untuk melihat uji kompetensi, dan kami harapkan setelah melihat langsung mereka langsung diterima oleh perusahaan,” Kata Mangara.

Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Jlu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *