Tiga Desa Hilir Daerah Irigasi Malaka Sayap Kanan Sepakat Saluran Primer dan Sekunder Tetap Dibuka

Malaka -.(Advertorial) – Tiga desa hilir di Daerah Irigasi Malaka sayap kanan masing-masing Desa Rabasa – Desa Loofoun dan Desa Rabasa Haerain di Kecamatan Malaka Barat – Kabupaten Malaka – Provinsi NTT sepakat agar saluran primer dan saluran sekunder mulai pintu 4-7 yang melayani ketiga desa itu tetap dibuka untuk melayani para pemakai air yang membutuhkan air.

Sementara bagi desa yang lahannya mau digunakan untuk tanam Palawija supaya melakukan musyawarah bersama para pemakai air di wilayah desa itu dan mengajukan permintaan tertulis kepada Dinas PUPR Malaka c/q Bidang Irigasi dan tembusannya disampaikan juga kepada BWS NT2 untuk melakukan penutupan sementara pada pintu air saluran tertier yang mengarah langsung ke lahan masyarakat yang mau ditanami palawija.

Dari hasil musyawarah bersama Desa Pemakai Air, Dinas PUPR, Dinas Pertanian Malaka serta Manager DI Malaka Sayap kanan disepakati pintu air untuk melayani petani desa Loofoun tetap dibuka bagi para petani yang sementara menanam padi MT2.

Sementara untuk Desa Rabasa tetap mendukung supaya saluran Primer dan Sekunder dibuka untuk petani yang masih membutuhkan air di desa Rabasa Haerain sebagai desa paling hilir di DI Malaka sayap kanan.

Khususnya untuk Desa Haerain sebagai pembuangan akhir air irigasi DI Malaka meminta agar saluran primer dan sekunder tetap dibuka untuk melayani 3 petani yang saat ini masih melakukan penanaman MT2 di desa Haerain.

Demikian intisari pertemuan lintas sektor terkait Pemanfaatan air irigasi di DI Malaka Sayap Kanan yang digelar di desa Rabasa – Kecamatan Malaka Barat- Kabupaten Malaka – Provinsi NTT, Rabu (8/7-2020).

Manager DI Malaka Sayap Kanan, Yoseph Bere usai pertemuan kepada wartawan mengatakan sesuai hasil koordinasi dengan para pengguna air di tiga desa pihaknya telah bersepakat untuk menindaklanjuti harapan masyarakat terkait pengaturan air irigasi sayap kanan untuk kepentingan masyarakat.

” Tiga desa yang hadir dalam rapat koordinasi hari ini meminta supaya saluran primer dan saluran sekunder yang memasok air irigasi ke tiga desa itu tetap dibuka agar dimanfaatkan petani”

” Khususnya petani di Desa Rabasa mereka tetap mendukung supaya saluran primer dan sekunder dibuka agar bisa memasok air irigasi ke desa Haerain sebagai tujuan akhir air irigasi DI Malaka sayap kanan”

” Dalam pertemuan tadi petani pengguna air di desa Rabasa meminta supaya pintu air yang memasok air ke lahan masyarakat (saluran tertier) ditutup agar petani bisa menanam palawija mengoptimalkan potensi lahan yang ada karena selama beberapa tahun terakhir petani di Rabasa tidak bisa menanam padi karena keterbatasan air irigasi”

” Terhadap permintaan petani di Rabasa itu kita minta mereka mengajukan secara tertulis kepada dinas PUPR Malaka C/Q Bagian Irigasi dan tembusannya ke BWS NT II agar bisa ditindak lanjuti”

” Bagi desa-desa Hilir DI Malaka sayap kanan diminta tetap sosialisasi dan bermusyawarah di desa terkait perubahan penanaman komoditi pertanian terutama di MT2 dan MT III agar hasilnya dilaporkan secara tertulis kepada Dinas PUPR c/q Bagian Irigasi tembusan ke BWS NT2 agar diambil langkah-langkah penting untuk memenuhi permintaan petani pengguna air”

Kepala Desa Rabasa, Agustinus Nahak usai rapat koordinasi kepada wartawan sangat puas dengan rapat yang digelar guna menjawab kebutuhan rakyat desa Rabasa dibidang pertanian.

” Sejak tahun 2015 lahan sawah warga Rabasa seluas 60 ha tidak digarap karena kesulitan pasokan air irigasi untuk melayani petani”

” Pada musim panas ini kami bersama petani akan melakukan penanaman ” batar ahuklean” sekaligus menyiapkan lahan yang ada untuk tanam jagung MT 1 ”

” Tadi dalam rapat koordinasi itu juga kita meminta kepada Petugas pintu air agar saat membuka pintu air disesuaikan dengan kapasitas saluran irigasi primer dan sekunder agar tidak meluap ke bahu dan badan Jalan yang merupakan fasilitas publik termasuk tidak menggenangi pemukiman penduduk di Desa Rabasa”

Rapat Koordinasi di Rabasa dihadiri Perwakilan Dinas PUPR Malaka, Dinas Pertanian Malaka, Manager dan Pengawas DI Malaka Sayap Kanan, Petugas Penjaga Pintu Air DI Malaka Sayap Kanan, Petani Pengguna Air tiga desa hilir ( Rabasa, Haerain dan Loofoun) , Ketua BPD Desa Rabasa dan Kepala Desa. (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *