Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Headline

Terkait Karhutla, Roby Kurniawan Temui Dirjen Bina Adwil Kemendagri…

44
×

Terkait Karhutla, Roby Kurniawan Temui Dirjen Bina Adwil Kemendagri…

Sebarkan artikel ini

Radarmalaka.com, Jakarta – Bupati Bintan Roby Kurniawan, didampingi Sekretaris Daerah Bintan Ronny Kartika dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan Ramlah, berkunjung ke Kantor Direktorat Jenderal Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri, untuk bersilahturahmi sekaligus audiensi terkait antisipasi risiko kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Bintan, Selasa, 28 Maret 2023.

Disambut langsung oleh Dirjen Bina Adwil Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA di ruang kerjanya, pertemuan yang berlangsung singkat itu pun menghasilkan beberapa dukungan serta masukan, khususnya bagi antisipasi potensi kebakaran di Bintan.

Roby mengungkapkan, melalui BPBD, Pemerintah Kabupaten Bintan mengusulkan bantuan tiga unit mobil pemadam kebakaran (damkar) ditambah tiga unit mobil suplai.

Menurut Roby, usulan tersebut dianggap sangat penting, mengingat kondisi mobil damkar yang dimiliki oleh Pemkab Bintan sudah dalam kondisi yang memerlukan peremajaan.

“Sudah kita usulkan kemarin, nah hari ini kita silahturahmi sekaligus mohon dukungan. Tentu kita sampaikan juga kondisi real potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk kebakaran gedung di Bintan,” ujar Roby.

Terkait itu, kata Roby, Dirjen Bina Adwil memberikan respon positif melalui dukungan yang akan dilakukan. Meskipun pengadaan mobil damkar tidak masuk dalam penganggaran, tapi akan diupayakan melalui bantuan pihak ketiga, yakni dari negara sahabat yang sering berkolaborasi dengan Indonesia.

“Beliau sampaikan dukungan, beliau juga ingin bencana seperti karhutla ini bisa ditangani secara profesional dengan sarana prasarana yang memadai ditambah dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni,” kata Roby.

Sementara itu, terkait SDM atau personil damkar, Kepala BPBD Bintan Ramlah menyampaikan, bahwa seluruh personil yang ada saat ini sudah cukup terampil walau pun masih memerlukan peningkatan kualitas dan kemampuan.

“Sesuai arahan Pak Dirjen juga tadi, bahwa daerah harus mempersiapkan personil yang tangguh dan menguasai bidangnya. Tahun ini kita sudah anggarkan juga untuk pelatihan damkar, ada juga untuk pelatihan damkar bagi pemula. Kita juga akan bentuk Redkar (Relawan Pemadam Kebakaran) di setiap kelurahan/desa, ini jadi salah satu kewajiban atau syarat untuk mendapatkan dukungan,” jelas Ramlah.

Editor: Budi Adriansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *