Telusuri Bukit dan Tebing, Bupati Malaka Minta Dinas Tekhnis Buat Lokasi Jebakan Air

Malaka – Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dalam setiap kunjungan kerjanya ke wilayah desa dan kecamatan, tak jarang mendaki bukit dan menelusuri tebing, untuk melihat langsung kondisi pembangunan dan serentak memberikan pencerahan dan motivasi kepada dinas tekhnis terkait agar melakukan inovasi dan sentuhan pembangunan yang berpihak pada kepentingan umum.

Usai bertemu masyarakat di Translok Kapitan Meo, Kecamatan Laenmanen, Rabu (4/9), Bupati Malaka Stefanus Bria Seran melihat langsung embung Buikoun yang ada di wilayah itu yang berbatasan dengan Kecamatan Malaka Timur. Di tengah perjalanan, Bupati Malaka tiba-tiba turun dari mobil dan berjalan menuju lokasi Embung, diikuti Asisten Pemerintahan Zakarias Nahak dan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Silvester Leto dan Kepala Dinas Tekhnis Seperti PUPR, Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Di hadapan para pejabat itu, Bupati Stef minta untuk dilakukan survei yang benar-benar akurat sehingga membuat jebakan air yang bermanfaat untuk ternak dan tanaman.

“Saya minta untuk dilakukan survei yang mendalam sekaligus mendata secara akurat lokasi embung yang bisa dimanfaatkan untuk jebakan air untuk ternak, tanaman dan lain-lain sesuai kontur tanah yang ada di masing-masing wilayah. Jebakan air itu dapat dimanfaatkan pada musim panas,” katanya.

Sebenarnya, menurut Bupati Stef, wilayah kita ini sangat subur karena Tuhan sudah memberikan kekayaan-kekayaan natural. Sekarang bagaimana kita menggunakan akal dan pikiran dan bekerja dengan hati untuk memberikan yang terbaik bagi daerah ini.

“Setiap kali bertemu masyarakat dan dalam setiap kunjungan atau juga dalam pertemuan-pertemuan selalu saya tekankan untuk bekerja menggunakan hati sehingga apa yang kita lakukan bermanfaat bagi kepentingan banyak orang dan masyarakat Malaka semakin sejahtera dari waktu ke waktu,” tukasnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Perdana Malaka ini meminta kepada para Asisten dan Pimpinan Perangkat Daerah untuk melakukan “croos country” dan belajar tentang kelebihan daerah lain yang dapat diterapkan di daerah ini.

“Kalau ingin maju, tidak salah kalau belajar dari daerah lain dan bisa diterapkan di wilayah kita,” singkatnya untuk meneruskan perjalanan. (kominfo malaka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *