Tatap Sea Games 2022, PERPANI Gelar Seleksi Nasional Divisi Compound

Jakarta: Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB PERPANI) bergerak cepat mempersiapkan tim Panahan Indonesia untuk menghadapi ajang multi event Sea Games 2022. PB PERPANI memanggil 36 atlit terbaik putra dan putri di nomor/divisi compound untuk mengikuti seleksi nasional (Seleknas) di Venue Panahan GBK Senayan, Jakarta tanggal 28-29 Agustus 2021,

16 atlit putra dan 16 atlit putri tersebut akan di seleksi untuk mendapatkan 3 terbaik dari kelompok putra dan putri. Selanjutnya 6 atlit hasil Seleknas akan menjadi penghuni Pelatnas bersama 2 atlit peraih medali emas Sea Games (Prima Wisnu – DIY dan Sriranti – Jabar).

Seleknas dimulai dengan babak qualifikasi 2 sesi (72 anak panah), dilanjut aduan sebanyak 7 sesi (105 anak panah), total 177 anak panah setiap hari (354 anak panah) selama dua hari. Untuk itu dibutuhkan konsentrasi, ketenangan dan daya tahan bagi mereka yang ingin lolos menjadi penghuni pelatnas.

Iksan Ingratubun,SE,SH selaku ketua panitia seleknas, mengapresiasi kerja panitia yang telah mempersiapkan kegiatan ini ditengah situasi pandemi. Apresiasi patut diberikan kepada Ary Koeswiranto,SE,M.I.Kom, Defrizal Siregar,S.Pd,M.Pd dan Saraswtati,S.Pd sebagai Technical Delegate, yang memimpin team panitia sehingga event hari pertama berjalan dengan lancar dan sukses.

“Seleknas ini kita lakukan untuk mendapatkan 3 atlit terbaik putra dan putri yang akan dipersiapkan untuk Sea Games 2022,” tegas Iksan di venue panahan GBK.

Saya berharap atlit yg akan lolos Seleknas Divisi Compound adalah yang terbaik yg berasal dari Pengprov seluruh Indonesia yang masuk kategory pemanggilan untuk mengikuti seleksi hari ini dan besok. Kami minta doa dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia agar Olahraga Panahan dapat merebut medali emas pada ajang Sea Games dan Asean Games tahun 2022, lanjut Iksan yang juga sebagai Manejer Timnas Indonesia.

Hasil hari pertama, tampak atlit pelatnas masih mendominasi 5 besar, namun mereka perlu waspada, Bali, Papua dan Kalimantan bisa menjadi kuda hitam yang mampu menggusur keberadaan mereka di pelatnas. Kehadiran pemanah Jatim, Jateng dan Jabar yang tampil sangat baik di hari ini, jadi catatan tersendiri bagi pengamat yang hadir.

Hari pertama 5 besar putra ditempati oleh Deki Adika Hastian (Pelatnas), Hendika Pratama Putra (Jateng), Kadek Dian Vanagozi (Bali), Baihaqi Mustafa Surya (Pelatnas), I Gusti Nyoman P. (Papua). Sedangkan untuk putri, Tiara Sakti R.(Jatim), Rohani Sephia (Pelatnas), Ratih Z. Fadhly (Jabar), Indri Purwati (Pelatnas), Farraz Nazhih (Jateng). ( fw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *