Stef Matutina : Permintaan Ketua Araksi Supaya Saya Jelaskan Aliran Dana Rp 3 Miliyard Itu Permintaan Konyol dan Salah Kamar

Permintaan Ketua Araksi kepada kami sebagai penasehat hukum untuk menjelaskan aliran dana sebesar Rp 3 Mlyard dalam kasus dugaan korupsi bawang merah tahun 2018 itu permintaan  konyol , salah kamar  dan terkesan sebagai permintaan  dari orang yang tidak mengerti proses hukum.

Seharusnya pihak yang memiliki kapasitas untuk menjelaskan itu dari Penyidik Polda NTT sehingga Permintaan Ketua Araksi supaya saya jelaskan hal itu salah kamar.

Demikian siaran Pers yang disampaikan Pengacara Stefanus Matutina untuk menjawab pertanyaan Ketua Araksi yang dimuat dalam media on line yang diterima media ini, Sabtu (21/3-2020)

” Saya sudah membaca berita itu dan saya harus katakan bahwa itu pertanyaan yang konyol dan terkesan sebagai pertanyaan dari orang yang tidak memahami proses hukum yang sedang ditangani oleh pihak penyidik Polda NTT”

” Bahwa sehubungan dengan adanya kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan benih bawang merah sebesar Rp 3 Miliyard dan kemana aliran dana ini,maka saya tidak punya kapasitas untuk menjawabnya karena pihak yang harus menjelaskan hal ini adalah Polda NTT”.

“Saya hanya bisa menjelaskan aliran dana yang diterima oleh klien saya dari seorang tersangka dalam perkara ini.,selebihnya bukan merupakan kapasitas saya dalam menjawabnya”.

“Selanjutnya perlu saya sampaikan kepada teman-teman wartawan bahwa saya tidak pernah menutup mata dan mengesampingkan pendapat dari pejabat lainnya sehubungan dengan kasus ini”.

” Dalam wawancara saya dengan media online Sepang Indonesia.Com saya secara tegas mengatakan bahwa saya mendukung supaya siapa saja yang terlibat dalam kasus bawang ini harus diproses hukum berdasarkan asas aquility before the law”

“Biarlah kasus ini kita percayakan kepada pihak penyidik Polda NTT yang sedang menangani kasus ini,karena mereka pasti lebih mengetahui duduk persoalan kasus ini termasuk kemana aliran dananya. Demikian tanggapan saya terhadap pertanyaan dari saudara Ketua Araksi yang dimuat di media on line dan semoga yang bersangkutan mengerti dan maklum”. (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *