SMAN 1 Malaka Barat Siap Gelar Pembelajaran di Sekolah Terapkan Tatanan Baru – Pemberlakuan Menunggu Keputusan Bupati Malaka

SMAN 1 Malaka Barat siap menggelar pembelajaran di Sekolah dengan menerapkan tatanan baru di sekolah.

Berbagai sarana prasarana pendukung sudah disiapkan seperti sarana untuk test suhu badan, tempat cuci tangan , gunakan masker sudah siap.

Sementara itu para siswa sudah disosialisasikan penerapan tatanan baru itu setiap kelas mulai saat masuk sekolah, apel, masuk kelas hingga pulang sekolah dengan cara mengadakan simulasi agar siswa benar-benar paham penerapan norma baru di sekolah.

Semua persiapan sudah dilakukan sesuai hasil rapat dengan Bupati Malaka dan Forkopimda serta seluruh Kepala Sekolah beberapa waktu lalu.

Yang pasti SMAN 1 Malaka Barat saat ini sudah siapkan segala sesuatunya sesuai arahan Bupati Malaka, sementara pemberlakuannya menunggu Persetujuan Bupati Malaka sebagai Ketua Percepatan Penangangan Covid 19 Kabupaten Malaka.

Hal itu disampaikan Kepala Sekolah SMAN 1 Malaka Barat, Antonius Atok Tahuk kepada wartawan di Besikama, Jumat ( 31/7-2020)

Dijelaskannya, sesuai arahan Bupati Malaka dalam rapat bersama seluruh Kepala Sekolah di Kantor Bupati Malaka beberapa waktu lalu pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan mulai dari sarana prasarana pendukung, mengadakan sosialisasi kepada guru dan siswa terkait penerapan tatanan baru dibidang pendidikan termasuk meminta dukungan dan persetujuan orang tua dengan kuisioner yang diedarkan.

Dukungan orang tua bagi siswa kelas X sangat mendukung untuk tatap muka di kelas dengan pemberlakuan tatanan baru.

” Khususnya persetujuan orang tua siswa sudah kita edarkan kuisioner bagi orang tua untuk diisi termasuk memberikan pernyataan memberikan dukungan atau menolak pemberlakuan tatanan baru di sekolah”

“Dari total 192 Siswa kelas X sebanyak 190 orang tua siswa menyatakan mendukung dan setuju dilakukan penerapan tatanan baru di sekolah dengan cara tatap muka dan dua orang tua siswa mengatakan tidak setuju sehingga dari prosentase yang ada tetap diterapkan pembelajaran secara tatap muka dengan catatan tetap terapkan protocol Covid bagi siswa kelas X”

” Untuk siswa kelas XI dan XII kuisioner persetujuan orang tua sudah diedarkan dan hari sabtu besok sudah dikembalikan untuk dilakukan rekapitulasi dan diketahui hasilnya”

” Untuk KBM digelar dengan cara sistim silang. Misalnya, minggu I pelajaran UN dan minggu kedua pelajaran non UN. Kecuali mata pelajaran PJOK , Seni Budaya dan pelajaran kewirausahaan ada tugas terstruktur yang dikerjakan di rumah” .

” Satu hari siswa akan mengikuti pelajaran tatap muka di kelas sebanyak tiga mata pelajaran dengan durasi 30 menit permata pelajaran sehingga pada jam 11.00 Wita siswa sudah pulang ke rumah”

” Kita berharap rancangan , sosialisasi dan simulasi yang digelar disekolah tetap menjadi acuan dalam pembelajaran kedepan dan bisa mendapatkan dukungan dan keputusan pemberlakuannya oleh Bupati Malaka dalam rapat evaluasi tanggal 4 Agustus mendatang” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *