Siswa dan Guru SMP Kriten Besikama – Malaka Tanam Kelor

Gerakan menanam kelor yang dicanangkan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mendapatkan respon positif masyarakat Kabupaten Malaka.

Selain tanam di tempat pelayanan publik seperti halaman kantor desa juga direspon posotif lembaga pendidikan di Malaka.

Instruksi Bupati Malaka dan himbauan Kadis PKPO Malaka direspon positif lembaga pendidikan SMP Kristen – Besikama Malaka.

Sebanyak 241 siswa SMP Kristen Besikama didampingi 23 orang guru melakukan penanaman kelor di batas tanah sekolah dibilangan desa Maktihan – Kecamatan Malaka Barat , Jumat (6/3-2020).

Kasek SMP Kristen Besikama – Malaka, Emanuel Liu kepada wartawan di lokasi penanaman kelor mengatakan pihaknya bersama seluruh siswa dan Guru SMP Kristen Besikama sementara melalukan penanaman kelor di lokasi sekolah sesuai instruksi Bupati Malaka dan arahan Kadis PKPO Kabupaten Malaka.

” Setelah instruksi itu dikeluarkan kita bersama seluruh dewan guru menggelar rapat dan semua sepakat untuk mengimplementasikan instruksi Bupati Malaka”

” Sebelum tanam kami buat pagar keliling sekolah dan melakukan pembersihan lokasi. Hari ini kami melalukan penanaman kelor dan bibitnya kami sediakan secara swadaya”

” Kami tanam di sekolah ini sebagai contoh dan kita sudah menyampaikan kepada siswa agar hal yang sama dilakukan di halaman rumah masing-masing siswa termasuk di kebun ”

” Tujuan penanaman ini untuk kebutuhan konsumsi untuk peningkatan gizi anak-anak ”

” Saat ini kita tanam dulu dan hasil penanamannya bisa kita olah untuk bahan makan sayuran atau juga bisa diolah menjadi makanan lokal yang bisa dikonsumsi untuk peningkatan gizi anak ”

Sementara itu di desa Naas – Kecamatan Malaka Barat Pj Kepala Desa Naas, Yosefina Koen  Tae bersama aparat desa dan masyarakat memanfaatkan kegiatan Jumat bersih dengan melakukan pembersihan lingkungan juga menanam anakan kelor di lingkungan kantor desa.

” Kita tanam di halaman kantor desa sebagai contoh dan kita minta juga kepada setiap keluarga di desa Naas untuk tanam kelor di lingkungan rumah atau di kebunnya minimal 5 pohon per KK”

” Kita sudah siapkan lokasi khusus untuk tanaman percontohan desa dan direncanakan dalam waktu dekat kita akan lakukan penanaman bersama masyarakat”

” Target kita untuk konsumsi keluarga dan bila produksinya banyak kita bersama ibu -Ibu TP PKK desa Naas akan membuat makanan lokal dari bahan dasar kelor sebagai bahan makanan keluarga”

” Apa yang kita lakukan saat ini untuk mengimplementasikan instruksi Bupati SBS untuk tanam dan makan kelor dalam lingkungan keluarga” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *