Selama Empat Tahun Terakhir Pemerintahan SBS Pacul Tanah Rakyat di Kabupaten Malaka Seluas 9. 570 Hektar Hingga Tahun 2019

Komitmen Pemerintah Kabupaten Malaka dibawah pemerintahan Bupati SBS membantu rakyat untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian di Kabupaten Malaka selama empat tahun terakhir sangat luar biasa.

Sejak tahun 2016 Pemerintah mulai menggelar program pacul tanah itu dan setiap tahunnya semakin meningkat. Hingga akhir tahun 2019 Dinas pertanian Kabupaten Malaka selaku dinas teknis sudah memacul tanah rakyat seluas 9.570 hektar menyebar pada 12 Kecamatan di Kabupaten Malaka.

Sekretaris Dinas TPHP Kabupaten Malaka, Nikolaus Seran, S.Sos mengatakan hal itu kepada wartawan di ruang kerjanya , Kamis (13/8-2020).

Dikatakannya, Program Pacul Tanah Gratis yang dicanangkan pemerintah merupakan salah satu program unggulan Bupati SBS yang dikemas dalam program RPM yang sudah dilakukan setiap tahun sejak tahun 2016 silam.

” Luasan tanah yang dipacul setiap tahun semakin meningkat grafiknya sesuai ketersediaan traktor yang dimiliki pemerintah”

” Tahun 2016 Pemerintah pacul tanah rakyat seluas 634 ha, tahun 2017 sebanyak 2400 ha, tahun 2018 sebanyak 3.203 ha dan tahun 2019 sebesar 3.333 ha sehingga total pacul tanah rakyat selama empat tahun terakhir sebanyak 9.570 hektar belum termasuk pengolahan lahan tahun 2020″

” Dilihat dari sebaran pengolahan lahan pada 12 Kecamatan sejak tahun 2016-2019 dapat dirincikan per kecamatan sebagai berikut : Kecamatan Wewiku (1. 616 ha), Kecamatan Malaka Tengah ( 1.418 ha), Kecamatan Malaka Barat ( 1.400 ha) , Kecamatan Weliman ( 1.398 ha), Kecamatan Kobalima (1.150 ha) Kecamatan Rinhat (589 ha), Kecamatan Laenmanen (578 ha), Malaka Timur (439 ha), Kecamatan Sasitamean ( 381 ha), Kecamatan Io Kufeu ( 226 ha), Botin Leobele ( 216 ha) dan Kecamatan Kobalima Timur (162 ha)

” Dalam musim panas tahun 2020 ini Dinas Pertanian targetkan pacul tanah rakyat sebanyak 2.500 ha menyebar pada 12 Kecamatan di Malaka dan sementara berjalan diberbagai Kecamatan dan desa.
Target ini bisa lebih tergantung musim penghujan tahun ini”

” Besaran hasil pacul lahan disetiap kecamatan tergantung pada potensi luas lahan yang akan dipacul dan topografi wilayah”

” Sesuai arahan Bupati Malaka bahwa pengolahan lahan bagi warga itu Dinas harus fokus sehingga tanah rakyat banyak yang dipacul supaya ditanami dengan harapan rakyat Malaka berkelimpahan makanan” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *