Menu

Mode Gelap

Lintas Provinsi · 15 Apr 2022 08:39 WITA

Sekjen HIPPMA : Luhut Berpotensi Buat Onar Hingga Berita Hoaks Soal Big Data


					Sekjen HIPPMA : Luhut Berpotensi Buat Onar Hingga Berita Hoaks Soal Big Data Perbesar

SURABAYA, – Sekjen Organisasi Masyarakat Himpunan Putra Putri Madura (HIPPMA) Baihaki Akbar menilai Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan berpotensi menyebarkan berita bohong dan membuat keonaran, (15/4/2022).

Menurutnya, hal itu terkait pernyataan Luhut soal adanya 110 juta pengguna media sosial yang ingin pemilu ditunda dalam Big Data belum dibuktikan hingga saat ini.

“Pertama Big Data yang dikatakan Luhut itu tidak pernah bisa dibuktikan, artinya berpotensi dikatakan berita bohong,” ujar Baihaki Akbar kepada awak media.

Baihaki Akbar menilai, klaim tersebut mengakibatkan banyak polemik di masyarakat.

Bahkan menimbulkan pergerakan aksi massa yang dimotori Aliansi BEM Seluruh Indonesia.

“Kedua pernyataan Luhut terkait Big Data tersebut memunculkan keonaran di mana-mana, kalau diukur dengan terjadinya protes, pro dan kontra, hingga demonstrasi,” tegas Baihaki Akbar.

Seperti diketahui, penyebaran berita bohong dan membuat keonaran telah diatur dalam Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1946, Pungkas Sekjen Hippma. (tim)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Merajut Kebersamaan dan Solidarotas Kaum Muda Katolik Paroki Ngagel -Surabaya Patut Jadi Model

17 Mei 2022 - 00:09 WITA

Kasi PMD Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan Tidak Profesional Dalam Memberikan Pelayanan Terhadap Warga.  

15 Mei 2022 - 22:14 WITA

KASAU Resmikan Pembangunan Poliklinik RSAU dr. Charles Suoth di Sulut

14 Mei 2022 - 15:23 WITA

SMPN 1 CIBITUNG REKAYASA LAPORAN BOS 2020, KEPALA DINAS PENDIDIKAN TAK BERANI TINDAK

9 Mei 2022 - 09:58 WITA

Lembaga Advokasi Anti Korupsi Soroti Pemenang Tender Gorden DPR

7 Mei 2022 - 08:46 WITA

UKM Indonesia dan Diaspora Indonesia ramaikan Ajang Duta UKM Indonesia di Singapura

5 Mei 2022 - 12:19 WITA

Trending di Lintas Provinsi