Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
HeadlineLintas Provinsi

Sekdaprov Kepri Ikuti Peluncuran Sertifikat Tanah Elektronik secara Daring…

42
×

Sekdaprov Kepri Ikuti Peluncuran Sertifikat Tanah Elektronik secara Daring…

Sebarkan artikel ini

Radarmalaka.com, Tanjungpinang – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepulauan Riau (Kepri) Adi Prihantara, mengikuti acara Penyerahan Sertifikat dan Peluncuran Sertifikat Tanah Elektronik Tahun 2023 secara daring, dari Aula Wan Seri Beni, Dompak, Kota Tanjungpinang, Senin, 4 Desember 2023.

Peluncuran sertifikat tanah elektronik dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta.

Selain peluncuran sertifikat tanah elektronik, Jokowi juga menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada 10 orang penerima dari total 2.550.800 sertifikat tanah yang diserahkan secara luring dan daring di seluruh Indonesia.

Jokowi dalam sambutannya, mengucapkan selamat dan apresiasi yang tinggi pada langkah Kementerian ATR BPN yang telah melakukan digitalisasi dalam pelayanan pertanahan melalui sertifikat tanah secara elektronik yang merupakan implementasi dari digital melayani (DILAN).

“Saya minta, agar Kementerian BPR ATR, beserta seluruh jajarannya di seluruh Indonesia, agar mensosialisasikan layanan ini kepada masyarakat, tidak hanya di perkotaan, namun juga di desa-desa di seluruh Indonesia, serta beri informasi sejelas-jelasnya, sedetail-detailnya, agar masyarakat mengerti dan tidak bingung,” pinta Jokowi.

Jokowi juga berpesan kepada seluruh kementerian dan lembaga, baik TNI-Polri, BUMN dan Pemerintah Daerah, untuk menertibkan administrasi tata kelola, serta menjaga aset-aset yang dimiliki, agar tidak menimbulkan masalah tanah yang berlarut-larut.

“Saya kira, sertifikat elektronik ini penting, karena mengurangi resiko akibat kehilangan, pencurian atau kerusakan bencana kebakaran dan bencana alam lainnya dan juga saya tidak ingin mendengar lagi masih ada aset-aset yang tidur dan di terlantarkan,” ujar Jokowi.

Adapun di Aula Wan Seri Beni, juga dilakukan penyerahan sertifikat tanah kepada masyarakat Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan sebanyak 200 sertifikat, dengan rincian 150 sertifikat untuk Kota Tanjungpinang dan 50 sertifikat untuk Kabupaten Bintan.

Kepala Kanwil BPN Provinsi Kepri Nurhadi Putra menyebutkan, bahwa Provinsi Kepri memiliki 936.840 bidang tanah yang tersebar di 1.800 pulau di Provinsi Kepri.

Saat ini hingga tahun 2023, kata Nurhadi, jumlah bidang tanah yang sudah terdaftar dan memiliki sertifikat adalah 749.460 bidang tanah.

“Sudah 80 persen bidang tanah di Kepri memiliki sertifikat, kami menargetkan di Tahun 2025 seluruh bidang di Kepri sudah bersertifikat dengan program PTSL atau program lainnya,” kata Nurhadi.

Perihal sertifikat tanah elektronik yang baru saja diluncurkan, Nurhadi mengungkapkan, untuk Provinsi Kepri akan diprioritaskan untuk aset tanah milik Pemerintah Daerah, Instansi Pusat, atau Instansi Vertikal yang ada di Provinsi Kepri.

Adi dalam kesempatan tersebut mengatakan, semua Instansi Pemerintah yang sudah memiliki aset tanah di Provinsi Kepri, agar segera mengkonversi sertifikat tanah dari manual menjadi elektronik.

“Kehadiran sertifikat tanah elektronik meminimalisir risiko kerusakan hingga kehilangan dokumen fisik sertifikat tanah. Di satu sisi, memberikan kemudahan bagi pemerintah melakukan pencatatan sertifikat tanah,” kata Adi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Aslog Kogabwilhan I Brigjen TNI Tarsisius Yoga Pranoto, Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol. Heribertus Ompusunggu, Sekretaris Daerah Bintan Ronny Kartika, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Zulhidayat, dan Perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Kepri lainnya.

Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Jlu