SBS Terlalu Tangguh Dikalahkan Dalam Pilkada 2020 (Catatan Lepas Wartawan Boni Atolan)

Dalam diskusi lepas saya bersama sahabat-sahabat dekat saya di Atambua dan Kupang belum lama ini terkait Pilkada yang ramai diperbincangkan masyarakat luas belakangan ini. Ternyata nama SBS yang menjadi trand topic dalam diskusi tersebut.

Dalam diskusi itu salah seorang sahabat saya yang dulunya juga berprofesi sebagai pekerja media dan saat ini masih tinggal di daerah Tapal Batas masih menjagokan SBS sebagai kandidat terkuat yang sulit terkalahkan dalam perhelatan politik pilkada Malaka tahun depan.

Menurut sahabat saya yang satu ini alasan Bupati SBS masih sangat kuat untuk dikalahkan dalam pilkada mendatang karena beberapa alasan.

Pertama, Sebagai petahana Bupati SBS sudah bekerja dan hasilnya langsung dinikmati rakyat. Menurut teman saya ini dalam memperebutkan Pilkada Malaka tahun 2015 SBS sudah menunjukkan kualitas dirinya sebagai petarung sejati dan memenangkan pertarungan itu dengan hasil yang signifikan.

” Kita dan siapapun harus mengakui keunggulan SBS. Walau hanya sebuah janji kampanye tetapi rakyat sangat percaya dan memilih sehingga dilantik sebagai Bupati Malaka Periode Pertama”

” Dalam periode kedua ini bila SBS maju lagi tentu pintu kemenangan sangat terbuka lebar karena dirinya tidak lagi mengumbar janji seperti kampanye periode pertama tetapi menunjukkan apa yang sudah dilakukan untuk rakyat dan apa yang akan dilakukan untuk rakyat saat terpilih kembali sebagai Bupati”

Menurut teman saya ini SBS dalam kampanye periode kedua nanti bakal diatas angin karena mengetahui persis apa persoalan dan kebutuhan rakyat jika dirinya terpilih kembali menjadi Bupati.

” Sebagai Bupati petahana yang sarat dengan pengalaman dibidang birokrasi tentu SBS akan memaparkan persoalan dan kebutuhan rakyat yang harus diurus jika terpilih kembali dan saya sangat optimis SBS sangat hebat memainkan isu itu”

Lain lagi teman yang di Kupang . Menurut teman yang satu ini SBS saat ini sangat tangguh untuk ditaklukkan dalam pilkada tahun 2020.

” Sebagai petahana, SBS sudah meletakkan fondasi di Malaka melalui berbagai program pro rakyat yang dapat diukur sehingga tinggal dilanjutkan saja jika terpilih kembali dalam masa kepemimpinan periode kedua”

” Orang Malaka tentu harus jumlah hitung kali bagi untuk tidak menjatuhkan pilihan pada SBS dalam masa kepemimpinan periode kedua karena baru empat tahun memimpin Malaka SBS sudah menorehkan sejarah manis melalui berbagai program unggulan yang pro rakyat Malaka”

” Sebagai seorang dokter lulusan Boston University tentu sangat jeli melihat berbagai persoalan dan program pro rakyat yang dituangkan dalam berbagai program strategis yang dapat diukur dengan variabel apapun”

” Dengan latar belakangnya sebagai seorang dokter seorang SBS mampu mendiagnosa persoalan dan kebutuhan rakyat yang sudah dituangkan dalam Perda RPMJ Kabupaten Malala dan sudah diimplementasikan selama empat tahuh memimpin”

” Dalam konteks kampanye SBS tentu tidak banyak membuat janji karena selama empat tahun sudah bekerja dan hasil kerja SBS lah yang berkampanye untuk SBS dalam perhelatan pilkada tahun depan”

Lantas Kandidat Lain Mau Kampanye Apa?

Untuk menghadapi kandidat sekaliber SBS setiap kandidat yang akan bertarung tentu harus memiliki strategi kampanye untuk mengemas isu agar bisa diterima publik.

Dalam pandangan saya negatif campaign jangan digunakan sebagai isu kampanye karena hasilnya sangat kontradiktif karena
sulit diterima publik karena saat ini mereka sudah menikmati program pembangunan yang sudah dijalankan bupati SBS.

Pendekatan emosional dan pendekatan keluarga saja tidak cukup dalam kampanye tahun depan karena rakyat kita saat ini sudah pintar dan sulit dikibuli karena bisa menjadi bumerang bagi kandidat yang bertarung dalam pilkada tahun depan.

Saya melihat cara yang paling pas supaya bisa diterima publik yakni ^ Kampanye Kalolon ” ikut Program yang sudah dilakukan Bupati SBS agar bisa diterima rakyat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *