Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
BeritaHeadlineKesehatanNewsPolitikRegional

SBS Jadikan Kesehatan Sebagai Salah Satu Program Unggulan di Malaka, Ini Alasannya!!!!

33
×

SBS Jadikan Kesehatan Sebagai Salah Satu Program Unggulan di Malaka, Ini Alasannya!!!!

Sebarkan artikel ini

Malaka – Bakal Calon Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran ( SBS) akan menjadikan Kesehatan sebagai salah satu program unggulan jika terpilih kembali menjadi Bupati Malaka melalui Pilkada Malaka 27 November 2024.

Selain menyiapkan Sarana prasarana kesehatan, tenaga kesehatan/dokter/dokter ahli dan obat-obatan yang memadai juga akan meningkatkan pelayanan dibidang kesehatan agar rakyat mendapatkan asas manfaat dari program tersebut. Semua pembiayaan yang ditimbulkan dari program tersebut akan ditanggung pemerintah.

Stefanus Bria Seran mengatakan hal itu dihadapan Pengurus Teras Partai Gerindra Kabupaten Malaka saat melakukan Pendaftaran dirinya sebagai Bakal Calon Bupati Malaka di Kantor DPC Partai Gerindra, Betun-Ibu Kota Kabupaten Malaka- Provinsi NTT, Rabu ( 15/5-2024).

Dikatakannya, persoalan kesehatan manusia menjadi persoalan vital yang dihadapi setiap orang selama dirinya hidup sehingga harus mendapatkan perhatian serius dari berbagai pemangku kepentingan termasuk pemerintah.

Dia mengatakan salah satu alasan Pemerintah harus membayar biaya pengobatan pasien karena biaya pengobatan itu mahal dan berpotensi mengganggu ekonomi pasien bersama keluarganya.

” Orang kalau sakit itu tidak ada rencananya. Kalau keluarga buat pesta nikah itu pasti ada rencana dan ada Panitianya. Kalau dia sakit maka tidak akan menghasilkan apa-apa karena tidak bisa bekerja, termasuk keluarga yang menjaga orang sakit tidak menghasilkan apa-apa karena waktunya digunakan untuk menjaga orang sakit. Saat keluar dari rumah sakit keluarga harus bayar biaya rumah sakit dengan membongkar kapital yang dimiliki sehingga akan drop kemampuan ekonomi keluarganya, sehingga dengan dasar itu biaya rumah sakit harus ditanggung pemerintah daerah agar setelah sembuh orang tersebut dapat melaksanakan tugasnya seperti biasa tanpa ada gangguan ekonomi”, tandasnya. ( boni)