SBS Bangga Rakyat Desa Sikun –  Malaka Barat Berubah dan   Bebas Banjir Bandang Benenai

 

Calon Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengatakan dirinya sangat bangga menyaksikan kehidupan warga desa Sikun – Kecamatan Malaka Barat mulai berubah dibanding kondisi enam tahun silam.

Saat kampanye Pilkada Malaka 2015  jalan rayanya masih dipenuhi abu endapan lumpur banjir bandang Benenai. Disaat musim penghujan jalan rayanya berlumpur tidak bisa dilewati kendaraan dan warga harus menempuh perjalanan ke Besikama dengan cara berjalan kaki.

Pada musim penghujanpun  banjir bandang Benenai menggenangi pemukiman penduduk . Kondisi pemukimam penduduk saat banjir  dipenuhi dengan lumpur endapan banjir.

Kondisi saat ini sudah berbeda dan berubah.  Jalan sepanjang Besikama- Sikun – Sukabilulik sudah diperbaiki pemerintah dengan membangun jalan raya hotmix sehingga akses masyarakat lancar.

Banjir bandang Benenai tidak lagi merendam pemukiman penduduk karena pemerintah sudah membangun tanggul dan penguatan tebing sepanjang DAS Benenai.

Itu sebuah perubahan yang dapat dilihat selama lima tahun terakhir saat SBS-DA (almarhum) memimpin Malaka.

Calon Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengatakan hal itu dalam Kampanye Pertemuan Terbatas  Paslon SBS -WT di   Leorae – Desa  Sikun – Kecamatan Malaka Barat  – Kabupaten Malaka, Minggu (29/11-2020) malam ini.

Dikatakannya, dirinya sangat berbangga karena selama lima tahun terakhir sejak tahun 2016 desa Sikun tidak mengalami banjir bandang Benenai.

” Saya sedih sekali ketika masih bertugas sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT  mendampingi Bapak Gubernur Frans Leburaya waktu datang meninjau banjir di Malaka Barat ternyata dampaknya sangat besar waktu itu dan  memporak porandakan sendi-sendi kehidupan masyarakat”

” Sejak saat itu saya bermimpi bila diberkati Tuhan, direstui leluhur dan diberi mandat rakyat untuk mengurus daerah ini maka salah satu agenda penting yang harus dilakukan yakni menangani banjir bandang Benenai agar tidak menyengsarakan rakyat”

” Ketika diberi mandat rakyat sejak tahun 2016 SBS-DA  tangani banjir bandang  sepanjang DAS Benenai . Saya sangat senang karena hingga tahun 2020 rakyat di Malaka Barat tidak lagi digenangi banjir bandang Benenai karena konsep penangan banjir yang kita lakukan  dengan cara mengatasi penyebab banjir”

” Tebing-tebing yang rata kita buat bronjong melalui program penguatan tebing dan tebingnya ditinggikan sehingga saat banjir airnya tidak meluap keluar ke pemukiman penduduk. Alur air yang dangkal dan bengkok kita perdalam dan luruskan sehingga bisa menampung air dan melancarkan aliran air menuju ke muara”

”  Itu salah satu program SBS-DA yang sudah diimplementasikan dan hasilnya selama lima tahun terakhir tidak ada luapan banjir bandang Benenai ke pemukiman penduduk”

” Selain itu kita sudah terapkan program  berobat gratis yang mana biayanya dibayar pemerintah daerah termasuk program pacul tanah untuk rakyat”

” Berbagai program diatas tetap dilanjutkan dan diperluas Paslon SBS-WT  agar  rakyat tetap mendapatkan manfaat dari berbagai program diatas bila rakyat Malaka memberi mandat dalam Pilkada 9 Desember mendatang”

”  Bila diberi mandat maka SBS-WT tetap bekerja untuk rakyat melalui berbagai program yang pro rakyat”

” Sebagai Bupati/Wakil Bupati terpilih kelak SBS-WT hanya mengenakan minyak wanginya saja tetapi harumnya akan menyebar dan dirasakan seluruh kekuarga yang menyebar di Malaka termasuk keluarga di desa Sikun – Malaka Barat” ( boni,)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *