Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
HeadlineLintas Provinsi

RSJKO Engku Haji Daud Resmi Dibuka: Menjawab Kebutuhan Layanan Kesehatan di Kepri

78
×

RSJKO Engku Haji Daud Resmi Dibuka: Menjawab Kebutuhan Layanan Kesehatan di Kepri

Sebarkan artikel ini

Radarmalaka.com, Bintan – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, didampingi Ketua TP-PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari, meresmikan Gedung Griya Flamboyan di Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud, Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, pada Jumat, 7 Juni 2024.

Peresmian ini menandai peningkatan kualitas RSJKO dengan adanya Gedung Griya Flamboyan yang dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 senilai Rp23 miliar.

Dalam sambutannya, Ansar menyampaikan rasa syukur karena sejumlah bangunan rawat inap dan fasilitas pendukung di RSJKO telah selesai dibangun. Saat ini, telah berdiri 4 gedung dari 12 gedung yang direncanakan.

“Alhamdulillah, hari ini di hadapan kita sudah selesai dibangun beberapa bangunan baik itu untuk rawat inapnya dan juga beberapa fasilitas pendukung lainnya,” ujar Ansar.

Ansar mengakui bahwa tetap memerlukan tambahan dana senilai Rp90 miliar untuk menyelesaikan pembangunan fasilitas yang dibutuhkan.

Namun, dia berkomitmen untuk terus berkomunikasi dengan Menteri Kesehatan agar RSJKO dapat memenuhi standar dan kebutuhan masyarakat.

“Memang rumah sakit jiwa dan ketergantungan obat ini wajib hadir di tiap-tiap provinsi di Indonesia. Maka saya kira ini menjadi prioritas pemerintah pusat dan pemerintah daerah kita,” kata Ansar.

Ansar juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang turut mendukung pembangunan RSJKO Engku Haji Daud, antara lain Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Kepri, dan PT. SBP yang menyumbangkan lahan seluas 10 hektar untuk kawasan RSJKO.

Kehadiran RSJKO Engku Haji Daud di Tanjung Uban memperkuat komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri untuk menyediakan layanan kesehatan yang inklusif bagi seluruh masyarakat Kepri.

Sebelumnya, pasien dengan penyakit jiwa harus dirujuk ke Pekanbaru untuk mendapatkan perawatan di RSJ. Kini, dengan dibangunnya RSJKO Engku Haji Daud di Tanjung Uban, pasien dengan penyakit jiwa dan ketergantungan obat dapat mendapatkan perawatan yang lebih mudah, efektif, dan efisien.

Direktur RSJKO Engku Haji Daud Asep Guntur mengatakan rumah sakit ini telah memiliki beragam layanan penanganan kejiwaan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Beberapa layanan tersebut meliputi Assessment Terintegrasi Poliklinik Sub Spesialis Jiwa Anak & Remaja dan Telekonsultasi Jiwa Online (TEJO).

“Dengan layanan yang sudah ada dan gedung baru ini, RSJKO Engku Haji Daud dapat menjadi rujukan utama di Kepri untuk penanganan kejiwaan dan ketergantungan obat,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Pemprov Kepri dan RSJKO Engku Haji Daud diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat dan memberikan dukungan yang terbaik untuk penyembuhan para pasien dengan penyakit jiwa dan ketergantungan obat di Kepri.

Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Jlu