RPM Sangat Membantu Rakyat – Harus Jadi Program Primadona di Kabupaten Malaka

Revolusi Pertanian Malaka (RPM) harus tetap menjadi Primadona dan Program Unggulan di Kabupaten Malaka karena program itu langsung dinikmati rakyat dan bersentuhan langsung dengan kebutuhan pangan rakyat.

Sebagai Program Primadona diharapkan setiap tahun program itu terus dilakukan renovasi dan direvitalisasi serta dikembangkan sesuai kebutuhan rakyat dan permintaan pasar.

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran sebagai Bupati Perdana secara tegas dan transparan menjadikan RPM sebagaj program unggulan rakyat Malaka harusnya tetap menjadi inspirasi semua pihak untuk kembangkan sektor pertanian.

Terobosan yang dilakukan Bupati SBS hasilnya sangat luar biasa. Selama lima tahun terakhir rakyat Malaka berkelimpahan makanan dan tidak kelaparan sesuai tujuan kehadiran program itu.

Demikian intisari pendapat yang dihimpun dari Tokoh Masyarakat Malaka, Pius Klau Muti dan Paulus Tolan, Kamis (18 /6-2020).

Pius Klau Muti mengatakan keputusan Bupati SBS sebagai Bupati Perdana menjadikan Program RPM sebagai program Primadona selama lima tahun terakhir merupakan sebuah pilihan yang sangat tepat dengan memperhatikan latar belakang mayoritas masyarakat Malaka yang berprofesi sebagai petani dan Capital satu-satunya yang dimiliki rakyat Malaka adalah tanah, sehingga harus diolah dan ditanam untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Malaka supaya rakyat berkelimpahan makanan dan tidak lapar di tanah yang subur.

” Bagi saya, Bupati SBS sebagai Bupati Perdana sudah membuat sejarah di Malaka dibidang pertanian dan sudah meletakkan fondasi yang kuat dibidang pertanian sehingga harus dilanjutkan dimasa mendatang”

” Selama lima tahun terakhir Bupati SBS sudah membuktikan bahwa program RPM itu penting dan rakyat sudah menikmati hasilnya, dan yang terpenting rakyat tidak kelaparan karena kelimpahan makanan dimana-mana”

” Setiap tahun, setiap musim tanam Rakyat panen dimana-mana dan rakyat menikmati hasil panenannya”

“Satu hal yang sangat menarik seorang Kepala Daerah kerja kebun untuk rakyatnya dan kita baru lihat ada di Malaka. Dimana-mana rakyat punya kebun karena SBS canangkan program pacul tanah secara gratis untuk rakyat, termasuk menyediakan bibit unggul, pupuk dan obat-obatan”

” Saya berharap Program RPM yang sangat Pro Rakyat itu kedepannnya tetap dipertahankan. Dalam lima tahun pertama pertanian sangat sukses sesuai tujuan program supaya rakyat berkelimpahan makanan. Dalam program lima tahun kedua kita berharap selain berkelimpahan makanan rakyat juga mendapatkan nilai plus dari Pertanian dengan penambahan income yang signifikan dari usaha pertaniannya dengan cara menanam komoditi pertanian yang disesuaikan permintaan pasar”

” Dalam konteks diatas diperlukan renovasi dan revitalisaai dibidang pertanian terpadu yang berorientasi pasar”

Tokoh masyarakat Malaka lainnya, Paulus Tolan kepada wartawan mengatakan hal senada.

” Program RPM yang sudah dijalankan selama lima tahun terakhir sangat bermanfaat untuk rakyat karena bertautan demgan kebutuhan dasar rakyat . Hasilnyapun sangat jelas karena rakyat berkelimpahan makanan dan tidak ada kelaparan selama ini”

” RPM itu roh dan nafasnya rakyat sehingga tidak boleh dihilangkan dari program unggulan pemerintah. Justru fondasinya sudah ada sehingga tinggal ditingkatkan dan dikembangkan dan dikuatkan lagi kedepan”

” Bagi saya justru tantangan kedepan itu yang harus disiapkan terutama SDM . Semua pelaku pertanian harus ditingkatkan agar memiliki pengetahuan luas dibidang pertanian mulai dari produksi hingga pasca panen”

” Urusan pertanian kedepan faktor SDM menjadi kekuatan utama karena para pelaku pertanian harus menguasai tiga hal yakni penguasaan teknologi untuk produksi pertanian, penguasaan teknologi untuk pengolahan hasil pertanian dan penguasaan teknologi dan ilmu pasar untuk memasarkan hasil pertanian”

” Ini memang pekerjaan besar dan menantang tetapi harus dilakukan agar kita mampu survive dan bersaing dengan daerah yang sudah maju dibidang usaha pertanian” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *