Rinhat,  Kecamatan  Paling Diperhatikan Bupati SBS Dibidang Pembangunan  Infrastruktur

Rinhat merupakan salah satu kecamatan yang paling diperhatikan Bupati SBS dalam hal pembangunan infrastruktur jalan selama masa kepemimpinan SBS-DA periode 2016-2021.

Pasalnya, wilayah Kecamatan Rinhat merupakan kecamatan yang paling terbelakang dibidang pembangunan infrastruktur dan masih terisolasi secara geografis.

Hal itu disampaikan Calon Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dalam kampanye pertemuan terbatas paslon SBS-WT di desa Lotas – Kecamatan Rinhat – Kabupaten Malaka, Rabu (2/12-2020)

Dikatakannya, ketika berkampanye dalam pelaksanaan pilkada 2015 dirinya bersama Bapak Daniel Asa almarhum keliling desa-desa di Kecamatan Rinhat  ternyata persoalan infrastruktur jalan menjadi  problem yang harus diperhatikan.

” Karena akses transportasinya nyaris lumpuh maka diputuskan untuk bangun infrastruktur jalan di Kecamatan Rinhat”

” Setelah diberi mandat rakyat sejak tahun 2016 kita  fokus bangun akses jalan  di Kecamatan Rinhat”

” Hasilnya  saat ini akses jalannya sudah lancar dan rakyat bisa tata  kehidupan lainnya ”

” Rinhat memang mendapat perhatian dari Bupati SBS. Selama kepemimpinan SBS-DA beberapa ruas jalan yang dibangun mulai dari Cabang Weliman hingga Bo’en”

” Harusnya pembangunan ruas jalan Biudukfoho -Wekeke sudah selesai tetapi gagal tender sebanyak tiga kali dan untuk jembatannya gagal tender 1 kali”

” Tahun depan kita ubah nomen klatur dengan nama ruas jalan  Wekeke ( Wesukabi) – Boen  dan dikerjakan  tahun 2021  sepanjang  2 km dengan dana DAK”

” Tahun 2015 kita datang kampanye di Rinhat  tiba di Pusat Kecamatan di Biudukfoho kita  tempuh dalam waktu 1,5 Jam dari rumah Haitimuk. Saat ini kita hanya butuh waktu 18 menit untuk tiba di Pusat Kecamatan Rinhat di Biudukfoho”

” Bila mendaoatkan mandat rakyat kita tetap fokus bangun infrastruktur jalan yang menyebar diberbagai Kecamatan di Malaka dan tetap memperhatikan pengobatan gratis dan pacul tanah gratis untuk rakyat”

” SBS sangat  sayang rakyat sehingga  belum bangun kantor bupati dan rumah jabatan  karena uangnya masih digunakan untuk bantu rakyat bangun infrastruktur jalan supaya lancarkan akses rakyat”  (boni)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *