Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
HeadlineLintas Provinsi

Prangi Inflasi dan KLB Polio: Tito Karnavian Pimpin Rakor dengan Pj. KDH Seluruh Indonesia

35
×

Prangi Inflasi dan KLB Polio: Tito Karnavian Pimpin Rakor dengan Pj. KDH Seluruh Indonesia

Sebarkan artikel ini

Radarmalaka.com, Tanjungpinang – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, memimpin rapat koordinasi (rakor) yang membahas pengendalian inflasi serta penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio di daerah.

Rakor ini diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI) dan dihadiri oleh seluruh Penjabat (Pj.) Kepala Daerah (KDH) di Indonesia melalui video konferensi.

Penjabat (Pj.) Wali Kota Tanjungpinang, Andri Rizal, bersama dengan perangkat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti rakor dari ruang rapat Engku Puteri Raja Hamidah di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, pada Senin, 24 Juni 2024.

Dalam rakor tersebut, Tito menekankan pentingnya kerja sama antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam mengendalikan inflasi.

“Dibutuhkan sikap strategis, seperti pemantauan harga barang kebutuhan pokok, peningkatan produksi barang lokal, dan koordinasi yang intensif antara berbagai pihak terkait,” ujar Tito.

Selain itu, Tito memberikan perhatian serius untuk menangani KLB Polio yang terjadi di beberapa daerah.

“Penyebaran penyakit ini memerlukan tindakan cepat dan efektif, seperti pelaksanaan vaksinasi massal, edukasi kesehatan bagi masyarakat, dan peningkatan fasilitas kesehatan di daerah yang terdampak,” terangnya.

Tito menekankan bahwa upaya untuk mengatasi Penyakit Polio harus menjadi prioritas dalam melindungi kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak yang rentan terhadap penyakit ini.

Untuk mempercepat vaksinasi Polio, Tito mengatakan bahwa dibutuhkan pembentukan tim di setiap daerah yang bertanggung jawab dalam mengkoordinasikan proses vaksinasi yang tepat dan efisien sesuai dengan kondisi masing-masing daerah.

“Kami perlu segera bergerak dan memvaksinasi anak-anak kami. Setiap daerah harus mencari strategi yang sesuai dengan tantangan yang dihadapinya untuk memastikan vaksinasi berjalan lancar dan cepat,” ujar Tito. Kemajuan program vaksinasi Polio akan dievaluasi kembali pada bulan Juli.

“Kita akan bertemu lagi pada bulan Juli untuk mengevaluasi daerah mana yang telah mencapai 90 persen cakupan vaksinasi,” tambahnya.

Pj. Wali Kota Tanjungpinang, Andri Rizal, menyatakan komitmennya dalam melaksanakan instruksi Mendagri dengan sebaik-baiknya.

“Kami akan segera mengambil tindakan yang diperlukan untuk memastikan inflasi terkendali dan KLB Polio dapat diatasi dengan cepat dan efektif. Kami terus meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Kepri, dan masyarakat, dalam menghadapi tantangan ini,” ungkap Andri.

Editor: Budi Adriansyah