Menu

Mode Gelap

Headline · 7 Mei 2022 14:24 WITA

PMII Cabang Kupang Desak Polres Malaka Usut Tuntas Kekerasan Sexual Terhadap Anak di Malaka


					PMII Cabang Kupang Desak Polres Malaka Usut Tuntas Kekerasan Sexual Terhadap Anak di Malaka Perbesar

Kupang –  Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII ) Cabang Kupang, Ikhwan Sayahar mengecam keras kasus kekerasan sexsual bagi anak dibawah umur yang terjadi di Kabupaten Malaka belum lama ini.

PMII Cabang Kupang juga mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oknum Kanit Pidum Polres Malaka yang dengan sengaja, tahu dan mau untuk menekan korban agar memberikan pengakuan lain kepada polisi yang bertujuan untuk mengalihkan kasus tersebut dan melindungi pelaku dari jeratan hukum.

Untuk itu Kapolres Malaka dan Polda NTT harus memberi perhatian untuk mengusut kasus itu hingga tuntas, termasuk mengadili dan menghukum seberat-beratnya para pelaku termasuk oknum kanit Pidum Polres Malaka yang diduga telah mencoreng Institusi Kepolisian dengan melakukan pelanggaran etik yang merugikan korban dan keluarganya.

Demikian pernyataan yang disampaikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII ) Cabang Kupang, Ikhwan Sayahar kepada wartawan melalui rilis pers, Sabtu ( 7/5-2022) .

Dikatakannya, PMII Cabang Kupang tetap memberikan perhatian terhadap pengusutan kasus itu termasuk dugaan tindakan indisipliner oknum anggota Polisi yang sudah dilaporkan keluarga korban di Propam Polres Malaka.

” Kita juga memberikan apresiasi kepada Jajaran Polres Malaka yang sudah bekerja keras menangkap terduga dua orang pelaku kekerasan sexual kepada anak dibawah umur di Malaka termasuk menahan mami Kos yang diduga berperan sebagai mucikari”, ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Ekternal PMII Komisariat Universitas Muhammadiyah Kupang, Yanuarius Bere Hello meminta Aparat Penegak Hukum agar tidak kendor dalam mengusut tuntas kasus yang menimpa anak dibawah umur di Malaka termasuk oknum Polisi nakal yang berupaya untuk mengalihkan kasus tersebut.

” Kita berharap tidak ada kompromi hukum dalam penanganan kasus tersebut agar bisa memberi efek jera bagi pelaku dan bagi mereka semua yang terlibat dalam urusan kasus yang sangat menonjol di wilayah Perbatasan RI-RDTL ini”, tutupnya ( ferdi)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 251 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Merajut Kebersamaan dan Solidarotas Kaum Muda Katolik Paroki Ngagel -Surabaya Patut Jadi Model

17 Mei 2022 - 00:09 WITA

Gegara Pecat Sejumlah PAC, Simpatisan Jeriko Pastikan Demo Lagi Di Muscab Demokrat

16 Mei 2022 - 22:37 WITA

Komisi I DPRD Kabupaten Malaka Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi KASN Terkait Pelantikan Pejabat Eselon

16 Mei 2022 - 14:09 WITA

Hasil Cabor Panahan Sea Games Vietnam: Meski Pemanah Compund Perorangan Tumbang, Peluang Masih Tersisa Men dan Mixed Team.

16 Mei 2022 - 13:51 WITA

8 Ketua DPAC Demokrat Malaka Diganti Muka Baru Bukan Anggota Partai, Ada Apa?

16 Mei 2022 - 07:18 WITA

Kemelut Partai Demokrat di Kabupaten Malaka Harus Diselesaikan Secara Bijak

15 Mei 2022 - 23:45 WITA

Trending di Headline