Petani Sawah di Malaka Barat – Weliman – Malaka Berkelimpahan Makanan

Petani sawah  di Kecamatan Malaka Barat dan Kecamatan Weliman – Kabupaten Malaka – Provinsi NTT dalam MT 1 tahun 2020 hasil panenannya berlimpah dan tidak kekurangan makanan.

Dalam seminggu terakhir para petani sawah berduyun-duyun ke sawah dipagi hari untuk panen padi dan kembali ke rumah sore hari menjelang malam. Dari pantauan media ini para petani di dua kecamatan ini sudah panen sebanyak 40 persen dari total luas lahan yang digarap dan akan tuntas pada bulan Juli mendatang sekaligus menyiapkan lahan untuk penanaman padi MT2.

PPL Desa Laleten – Kecamatan Weliman, Yeremias Nahak kepada wartawan, Minggu ( 7/6-2020) mengatakan para petani di desa Laleten sudah mulai panen padi dan setiap ha hasil panenan setelah dilakukan ubinan rata-rata 8,5 ton/ha.

” Luas tanam padi tahun ini di desa,Laleten sebanyak 120 hektar dan saat ini dari total luas lahan yang ditanam sudah dipanen 25 persen dari total luas lahan”

” Petani di desa Laleten tetap semangat kerja dan menanam padi walau dalam kondisi Pandemi Covid 19. Mereka tetap bekerja di sawah dan kebunnya masing-masing”

” Hari ini kita panen padi di Poktan Budi Makmur atas nama petani Yanuarius Seran Nahak dengan hasil ubinan 8,5 ton/ha, menggunakan teknologi penanaman seperti direkomendasikan melalui Program RPM”

” Rata-rata petani kita disini sudah familiar dengan teknologi pertanian yang direkomendasikan para pakar melalui programn RPM dan seluruh petani yang masuk dalam kelompok binaan terapkan teknologi itu”

Sekretaris Desa Naas – Kecamatan Malaka Barat , Kornelis
Fahik kepada wartawan mengatakan para petani beberapa desa tetangga yang memiliki lahan sawah di Harewe Klot dan Harewe Luan sudah mulai panen padi MT 1.

” Untuk hamparan lahan sawah di Harewe Klot dan Harewe Luan sudah sebanyak 40 persen petani yang selesai panen. 60 persen lainnya diprediksi selesai dalam bulan Juli”

” Rata-rata padi MT 1 tahun ini berhasil baik kecuali di hamparan Akalaran padinya terdampak banjir kali Motamoruk tertimbun endapan lumpur dan material banjir. Namun secara keseluruhan panenan padi tahun ini bagus dan memberikan hasil untuk rakyat”

” Panenan padi saya dalam MT 1 tahun ini kurang lebih 5 ton/ha karena terdampak banjir kali Motamoruk”

Ketua RW Koreknor -.Desa Naas, Dominikus Bria kepada wartawan mengaku sangat senang karena panenan MT 1 tahun ini berhasil terutama untuk persediaan makan keluarga.

Mus Tae, petani dari desa Naas kepada wartawan mengaku sangat senang karena bisa panen padi miliknya dalam keadaan cuaca cerah.

” Hasil panenan padi saya lima ton lebih dalam MT 1 tahun ini. Rata-rata petani di desa Naas dan Maktihan bisa panen padi dengan hasil yang baik tahun ini . Tetangga sawah saya rata-rata panen padi dan berhasil tanaman padinya. Kita,syukuri hasil panenan yang melimpah itu”

Dari pantaua media ini dalam seminggu terakhir petani padi di desa Kleseleon -.Kecamatan Weliman dan Desa Motaulun, Naas dan Maktihan – Kecamatan Malaka Barat panen padi. Disetiap halaman rumah warga dan bahu jalan negara sepanjang desa itu dipenuhi jemuran hasil panenan padi masyarakat. (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *