Petani Malaka Tetap Antusias Implementasikan Program RPM Dalam Terpaan Informasi Penyebaran Covid 19

Petani Malaka tetap antusias beraktivitas untuk bertani di lahan milik mereka walau diterpa berbagai informasi terkait penyebaran Covid 19.

Tidak ada yang berubah dari kehidupan para petani. Seperti biasa setiap pagi hingga sore hari mereka berada di kebun untuk melakukan penyiangan untuk tanaman jagung ataupun mengolah lahan sawah untuk melakukan penanaman padi.

Potret petani yang masih tetap beraktivitas dapat dideteksi di desa Angkaes – Kecamatan Weliman – Kabupaten Malaka, Sabtu (28/3-2020).

Kepala Desa Angkaes, Leonardus Laka kepada wartawan mengatakan warganya tetap beraktivitas seperti biasa di kebun dan sawah mulai pagi hingga sore hari.

” Tidak ada yang berubah dari petani disini walau banyak informasi yang beredar tentang penyebaran Covid 19 yang sangat membahayakan nyawa manusia”

” Warga tetap bekerja seperti biasa di kebun dan tetap waspada tentang bahaya virus korona seperti peringatan pemerintah”

” Sebagai kepala desa kami tetap melakukan pemantauan warga terutama bagi mereka yang sering bepergian dan kami bisa pantau keberadaan mereka”

” Mereka yang saat ini bertani di kebun dan sawah adalah penduduk tetap di desa yang selama ini kami ketahui tidak kemana-mana karena menekuni usaha pertanian di kebun dan sawah’

” Saya sering bertemu mereka di sawah dan kebun . Kami saling mengingatkan akan peringatan pemerintah soal bahaya virus korona dan penyebarannya”

” Tiap-tiap keluarga seperti biasa bekerja di kebun dan sawahnya tanpa harus mengumpulkan banyak orang . Mereka hanya saling membantu dalam lingkungan keluarga sehingga terpantau aktivitas mereka”

PPL Lamudur Anton Seran Nahak kepada wartawan mengatakan dalam situasi dunia yang masih berjuang melawan Covid 29 para petani di wilayahnya masih menanam padi melalui program RPM dengan sistim legowo di desa Angkaes bersama petani dan seluruh penyuluh di Kecamatan Weliman dihadiri Kades Wederok, Kades Forekmodok, Lamudur dan Umanen Lawalu.

Ketua Poktan Mamulak Nain, Alfonsius Tae Bria mengatakan pihaknya tetap terapkan pola tanam
Legowo saat penanaman padi sesuai anjuran dalam program RPM karena melalui pola tanam itu hasil pertanian petani meningkat dari biasanya. (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *