Petani Malaka Diharapkan Manfaatkan Curah Hujan Untuk Tanam Padi

Petani lahan basah di Kabupaten Malaka diharapkan tetap mengoptimalkan pemanfaatan curah hujan dan air irigasi untuk melakukan penanaman padi pada lahan yang ada.

Dari target penanaman padi seluas 6.600 ha tahun ini hingga saat ini petani baru menanam 1000 hektar lebih

Dari pantauan kita hingga saat ini petani Malaka masih melakukan pengelolahan lahan dan penanaman padi pada daerah-daerah yang ada airnya. Diharapkan petani tetap semangat memanfaatkan potensi air yang ada untuk terus menanam.

Kadis TPHP Kabupaten Malaka, Yustinus Nahak mengatakan hal itu kepada wartawan di Betun, Senin ( 2/3-2020)

Kadis Nahak mengatakan keterlambatan petani melakukan penanaman karena curah hujan belum normal sehingga air masih sangat kurang.

” Kita berharap hujan dan irigasi kita bisa berjalan normal sehingga penanaman bisa mencapai target”.

Petani yang juga merangkap PPL di Desa Laleten – Weliman saat ditemui wartawan di areal persawahan Bakateu – Desa Wehali – Kecamatan Malaka Tengah mengatakan dirinya bersama puluhan petani sementara mempersiapkan lahan dan melakukan penanaman padi di sawah miliknya di Bakateu.

” Tahun ini memang kita agak terlambat melalukan pengolahan lahan dan penanaman padi karena curah hujan kita sangat kurang”

” Dalam satu minggu terakhir ini kita senang karena setiap sore selalu hujan walau belum lebat seperti diharapkan”

” Kita berharap dalam masa pertumbuhan padi nanti curah hujan semakin membaik dan air irigasipun bisa normal melayani kebutuhan petani di daerah ini”  (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *