Petani Lahan Basah Harus Cerdas Manfaatkan Potensi Air Untuk Tanam Padi

Petani lahan basah di Kabupaten Malaka harus cerdas membaca peluang dan memanfaatkan potensi air untuk melakukan penanaman padi.

Petani harus bisa memanfaatkan curah hujan dan sumber air yang tersedia untuk melakukan penanaman supaya ketersediaan air yang ada dapat bermanfaat dan berdaya guna.

Hal itu disampaikan Kadis TPHP Kabupaten Malaka melalui Kabid Tanaman Pangan, F X Nahak kepada wartawan di Betun, Senin ( 20/12-2020)

Dikatakannya, pemanfaatan potensi air terkadang masih menjadi persoalan tersendiri dikalangan petani kita.

” Bagi petani yang lahannya dekat sumber mata air yang mengalir setiap tahun harus bisa memanfaatkan peluang curah hujan yang ada untuk mulai melakukan pengolahan lahan dan penanaman”

” Sementara untuk petani yang memanfaatkan air irigasi DI Malaka sayap kiri dan kanan supaya bersiap-siap bila airnya normal sudah bisa lakukan pengolahan lahan dan persiapkan tanamnya agar tidak terlambat”

” Dalam MT 1 tahun ini target luas tanam padi sawah sebanyak 6000 ha sementara petani kita sesuai pantauan di lapangan baru melakukan penanaman pada lahan seluas 6 ha”

” Dalam MT1 tahun ini pemerintah sudah mendistribusikan bibit padi sawah sebanyak 37,5 ton yang bersumber dari dana APBN Satker Provinsi”

” Pemerintah juga sudah mendistribusikan benih padi ladang sebanyak 12 ton dari sumber pembiayaan APBN Satker Provinsi untuk melayani penanaman padi ladang milik petani seluas 300 ha untuk penanaman MT 1″ ( boni)

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *