Petani Diminta Bersihkan Lahan Kebun Untuk Dipacul Pemerintah

Malaka – Petani yang diintervensi Program RPM melalui kegiatan pacul tanah rakyat supaya menyiapkan dan membersihkan lahan yang akan dipacul. Pasalnya, keterlambatan pemaculan tanah disebabkan lahan yang belum dibersihkan sehingga memperlambat kegiatan di lapangan.

Permintaan itu disampaikan Kadis TPHP Kabupaten Malaka, Yustinus Nahak kepada wartawan diruang kerjanya, Senin (26/8-2019).

Dikatakannya, kegiatan pacul tanah rakyat yang menyebar di 12 Kecamatan di Kabupaten Malaka masih tersendat karena ketidak siapan petani membersihkan lahan yang akan dipacul.

“Terkait pacul tanah rakyat kita sudah keluarkan jadwal pacul termasuk luasan lahan yang mau dipacul disetiap kecamatan”

” Surat pemberitahuan sudah disampaikan kepada Camat dan desa agar bisa menyiapkan warganya terkait realisasi program itu di masing-masing kecamatan dan desa sasaran”

“Setiap tahun kendala yang dihadapi sama karena permasalahannya hanya terletak pada kesiapan lahan petani untuk dipacul”

” Kita sudah koordinasikan lagi dengan camat dan desa serta petugas di lapangan agar menyiapkan petaninya supaya membersihkan lahannya sebelum dipacul traktor milik pemerintah”

“Lahan yang dipacul harus bersih supaya memudahkan petugas melakukan pemaculan”

“Hingga Sabtu kemarin tanah rakyat yang dipacul pemerintah seluas 267,35.ha untuk 12 Kecamatan dari 2.500 ha yang ditargetkan dalam tahun 2019” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *