Petani Desa Laleten – Malaka Panen Padi MT 1 Seluas 120 Ha – Rata- Rata Ubinan Saat Panen 7,6/ Ha

Intervensi Pemerintah melalui Program Revolusi Pertanian Malaka ( RPM) sudah mulai membumi dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

Setiap tahun para petani yang diintervensi program RPM mengaku sangat terbantu karena pemerintah menyediakan sarana pengolahan lahan, bibit unggul , pupuk dan obat-obatan yang dibutuhkan petani.

Selain itu para petani mendapatkan bimbingan dari para tenaga ahli RPM terkait teknologi pertanian modern sehingga mereka mengaplikasikannya di lapangan.

Terbukti saat panen padi MT1 tahun ini petani lahan basah di desa Laleten bisa panen padi dengan hasil ubinan rata-rata 7,6 ton/ha dari total 120 ha lahan yang ditanam.

PPL Desa Laleten, Yeremias Nahak mengatakan hal itu kepada wartawan di desa Laleten- Kecamatan Weliman – Kabupaten Malaka – Provinsi NTT, Senin (6/7-2020).

Dikatakannya, dari potensi lahan basah di desa Laleten seluas 150 hektar petani hanya bisa tanam 120 ha karena kurangnya pasokan air dari DI Malaka.

” Tahun ini penanaman padi MT 1 mengalami keterlambatan karena rakyat menunggu hujan sehingga hanya mengandalkan pasokan air dari DI Malaka sayap kanan”

” Kebetulan 30 ha lainnya berada diketinggian sehingga sulit diari air dari DI Malaka”

” Kondisi hari ini rakyat sudah panen 80 persen lebih dan dalam waktu dekat sudah tuntas”

” Dari hasil pantauan di lapangan rakyat sangat senang karena bisa mendapatkan hasil panenan yang melimpah”

Petani Laleten, Yanuarius Seran Nahak kepada wartawan disela panen padi miliknya di Laleten mengaku sangat senang dengan program RPM yang dicanangkan pemerintah dibawah kepemimpinan Bupati SBS.

” Sebagai petani saya senang sekali dengan program ini karena kami langsung menikmatinya”

” Dengan teknologi penanaman modern kami bisa meningkatkan hasil produksi padi saat MT1 ini diatas 7,5 ton/ha”

” Sebelum kami diintervensi program RPM biasanya kami hanya bisa panen 3-4 ton/ha dan saat ini hasil panenan kami berlipat ganda”
(boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *