Perpenda Malaka  Sebut  Pernyataan Ketua Komisi 1 DPRD Malaka Untuk Pembekuan SK Teda Itu  Konyol

Pernyataan Ketua Komisi 1 DPRD Malaka, Hendrik Melki Simu yang meminta Bupati Malaka melalui pemberitaan media untuk pembekuan SK Teda di Kabupaten Malaka itu pernyataan konyol dan tidak mendasar.

Pasalnya, penetapan SK Teda itu sudah  melalui tahapan proses yang dilalui dan sudah ditetapkan pemerintah dan sementara berjalan.

Seharusnya sebagai Anggota DPRD sejak awal bisa menggunakan kewenangannya di dewan untuk mengusulkan kepada pemerintah melalui berbagai tahapan sidang anggaran di dewan namun itu tidak nampak dalam sidang anggaran.

Kalau sekarang  baru mau rekrut ulang dalam tahun anggaran berjalan tentu sangat tidak efektif dan tentu sangat mempengaruhi kinerja Bupati/Wabub Malaka dalam mengimplementasikan berbagai program yang diusung.

Ketua Perkumpulan Penjaga Perdamaian dan Keadilan (Perpenda) Malaka, Robi Koen mengatakan hal itu kepada wartawan di Betun, Senin (3/5-2021)

” Saya katakan itu pernyataan konyol sebab perekrutan Teda sudah berjalan selama ini, kenapa baru minta sekarang disaat tahun anggaran sudah berjalan”

“Khan Bapak-bapak yang setujui anggarannya. Kalau mau bekukan, mengapa dalam sidang komisi dan rapat paripurna DPRD Malaka tidak ditolak memang?.
Ini konyol namanya” jelas Ketua Perpenda, Roby Koen.

Sebelumnya, diberitakan oleh media online koalisirakyat bahwa Ketua Komisi 1 DPRD Malaka meminta Bupati dan Wakil Bupati Malaka untuk mencabut SK Teda karena perekrutannya tidak sesuai prosedur.

” Bagi saya pernyataan diatas konyol dan sangat prematur apalagi dikatakan oleh anggota dewan dari Fraksi Golkar sebagai Partai Pemenang Pemilu sekaligus partai pendukung pemerintah”

” Kalau minta dibekukan oleh kader Golkar sendiri tentu sangat tidak etis dan patut dipertanyakan
Kami berharap tingkah kader partai seperti ini harus mendapat teguran dari Pimpinan Parpol terkait” tandas Roby Koen.

” Pernyataan ini ibarat pedang yang menghujam ke hati rakyat oleh wakil rakyat yang seharusnya bersuara untuk kepentingan rakyat”

Ketua Komisi I DPRD Malaka, Melki Simu hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi. ( boni)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *