Menu

Mode Gelap

Headline · 7 Mei 2022 02:30 WITA

Permaper Kupang Minta Polisi Terapkan Pasal Kebiri Kimia dan Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik Bagi Pelaku


					Permaper Kupang Minta Polisi Terapkan Pasal Kebiri Kimia dan Pemasangan Alat Pendeteksi Elektronik Bagi Pelaku Perbesar

Kupang – Mandataris terpilih Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERSATUAN MAHASISWA PERBATASAN (PERMAPER) KUPANG, Jourdi Alexandro Seran meminta Aparat Penegak Hukum yang menangani kasus kekerasan sexual terhadap anak dibawah umur di Kabupaten Malaka supaya menerapkan pasal Kebiri Kimia dan pemasangan alat pendeteksi elektronik agar memberikan efek jera bagi para pelaku.

Jourdi meminta agar pelaku dapat dihukum dengan hukuman yang seberat-beratnya karena telah melakukan perbuatan biadab terhadap anak di bawah umur sesuai dengan diterbitkannya PP No 70 Tahun 2020 tentang tata cara pelaksanaan tindakan kebiri kimia, pemasangan alat pendeteksi elektronik, menjadi dasar dari penegakan hukum dalam hal menjalankan ketentuan UU No 35 Tahun 2014 Tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, diubah dengan UU No 17 Tahun 2016 tentang pengganti UU No 1 Tahun 2016 tentang perubahan ke 2 atas UU No 23 Tahun 2002 Tentang perlindungan anak menjadi UU.

Karena sesuai dengan dasar hukum pada pasal 81 ayat (7), bagi pelaku pemerkosaan anak dapat dikenakan sanksi kebiri kimia serta pemasangan alat pendeteksi elektronik terhadap pelaku, dikarenakan pelaku melakukan aksi bejatnya dengan berencana dan korbannya anak di bawah umur.

Permintaan itu disampaikan Jourdi kepada wartawan di Kupang, Sabtu (7/5-2022)

Jourdi mengatakan bila mengikuti kronologis kejadian yang dilansir media maka para pelaku kekerasan seksual kepada anak di bawah umur di Malaka harus dikenakan sanksi kebiri kimia. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadi kembali kekerasan seksual pada anak di bawah umur serta dapat memberikan efek jera terhadap pelaku.

” Kita mengutuk keras tindakan pelaku kekerasan dan kejahatan seksual terhadap anak dibawah umur yang terjadi di Kabupaten Malaka”

” Kita minta kepada Aparat Penegak Hukum untuk mengadili serta menghukum pelaku seberat-beratnya sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku agar ada efek jera dan menjadi pelajaran bagi orang lain,” ungkap mandataris DPC PERMAPER KUPANG itu.

Jourdi juga meminta kepada seluruh masyarakat Malaka agar tetap melindungi dan mengawasi anak-anak, terutama kaum remaja perempuan. Jika ada tanda-tanda yang berpotensi akan terjadi tindak kekerasan dan kejahatan seksual, agar segera dicegah dengan melaporkan kepada aparat desa, aparat kepolisian dan TNI terdekat seperti Babinsa, Bhabinkamtibmas, POLSEK dan KORAMIL, agar mendapat penanganan cepat dan segera. ( ferdi)

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 323 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Merajut Kebersamaan dan Solidarotas Kaum Muda Katolik Paroki Ngagel -Surabaya Patut Jadi Model

17 Mei 2022 - 00:09 WITA

Gegara Pecat Sejumlah PAC, Simpatisan Jeriko Pastikan Demo Lagi Di Muscab Demokrat

16 Mei 2022 - 22:37 WITA

Komisi I DPRD Kabupaten Malaka Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi KASN Terkait Pelantikan Pejabat Eselon

16 Mei 2022 - 14:09 WITA

Hasil Cabor Panahan Sea Games Vietnam: Meski Pemanah Compund Perorangan Tumbang, Peluang Masih Tersisa Men dan Mixed Team.

16 Mei 2022 - 13:51 WITA

8 Ketua DPAC Demokrat Malaka Diganti Muka Baru Bukan Anggota Partai, Ada Apa?

16 Mei 2022 - 07:18 WITA

Kemelut Partai Demokrat di Kabupaten Malaka Harus Diselesaikan Secara Bijak

15 Mei 2022 - 23:45 WITA

Trending di Headline