Penunggu Pasien di RSUPP Betun Tidak Boleh Lebih 50 Tahun – Sangat Rentan Penularan Covid 19

Penunggu pasien di RSUPP Betun umurnya tidak boleh lebih dari 50 tahun karena sangat rentan terhadap penularan Covid 19.

Para penunggu dan pengunjung rumah sakit juga harus disiplin terapkan Protokol Covid 19 dengan cara mengenakan masker, cuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir dan jaga jarak.

Hal itu disampaikan Direktur RSUPP Betun, dr Oktelin Kiswadie kepada wartawan di Betun, Senin (18/1-2021).

Dikatakannya, untuk saat ini pihaknya melarang Penunggu Pasien yang berusia di atas 50 tahun karena sangat beresiko tertular Covid 19.

” Tolong informasikan kepada semua keluarga untuk mentaati pemberlakuan aturan ini demi kebaikan semua orang. Karena Nakes saya sendiri sudah ada reaktif dan saat ini sedang isolasi mandiri. Mohon kerjasamanya untuk semua TERTIB pakai MASKER”

Terkait informasi yang menyebar bahwa sudah banyak warga yang mengidap covid 19 dibantah dr Oktelin.

” Tidak benar. Sampai detik ini kami baru merawat 19 orang sejak Covid ada tahun lalu”

” Ada 2 orang yang meninggal dalam minggu ini karena memang tergolong Covid Berat karena Faktor Resiko Usia dan Penyakit Komorbid lainnya”.

” Saat ini sisa 1 pasien saja di Bangsal Isolasi. Memang minggu ini kasus positif banyak kita temukan dengan Pemeriksaan Rapid Swab Antigen. Namun bila tidak bergejala maka alurnya semua Pasien Isolasi Mandiri,
kecuali bergejala maka kita lanjutkan ke Pemeriksaan lengkap lainnya dan Swab PCR”

” Saat ini kami menerima pasien rujukan Covid dan Pasien Umum yang akan di operasi dari 2 kabupaten tetangga. Mau tidak mau HARUS kita terima karena kita termasuk RS Rujukan Covid Second Line dan saat ini hanya RS kita yang ada Dokter Spesialis Anestesi/Bius”.

” Karena alasan inilah maka resiko tenaga kesehatan kita terpapar Covid lebih besar karena meskipun semua pasien yang dirujuk dari Kabupaten tetangga itu sudah di Rapid dari Faskes nya maka disini akan kami periksa lagi”.

” Karena itu memang sangat beresiko sekali untuk Bapak Ibu datang ke RS sekarang karena ini. Kami himbau kepada mereka yang sakit dan pemeriksaannya bisa ditunda atau bisa konsultasi dengan dokter via telpon itu lebih baik” ( boni)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *