Pengerjaan Infrastruktur Jalan Tetap Mengacu Blue Print Pembangunan Jalan dan Jembatan di Malaka

Malaka – Rabu (23/10-2019) Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan di Kabupaten Malaka tetap mengacu pada blu print Pembangunan jalan dan Jembatan di Malaka.

Jalan Kabupaten dan desa tetap diprioritaskan pembangunannya terutama yang berhubungan dengan berbagai fasilitas pelayanan publik, tempat produksi dan pukiman penduduk yang padat menjadi priorotas pembangunan.

Hal itu disampaikan Kadis PUPR Kabupaten Malaka melalui Kabid Bina Marga, Lorens Haba kepada wartawan di Betun, Rabu (23/10-2019).

Dikatakannya, Sesuai arahan Bupati Malaka sejak Bupati memimpin Malaka dinas PUPR sudah membuat blue print pembangunan jalan dan jembatan di Kabupaten Malaka sebagai acuan dalam membangun infrastruktur.

Dijelaskannya, sesuai arahan Bupati Malaka Jalan Kabupaten dan desa tetap diprioritaskan pembangunannya terutama yang berhubungan dengan berbagai fasilitas pelayanan publik, tempat produksi dan pukiman penduduk yang padat menjadi priorotas pembangunan.

” Kita di dinas PUPR punya tim work , tim efektif mulai dari Kadis PUPR, Para Kabid dan tim teknis yang setiap hari sudah ada jadwal melakukan pemantauan dan kontrol fisik di lapangan terkait pembangunan infrastruktur jalan ”

“Saat ini kita lagi melakukan pantauan dan monitoring pekerjaan di lapangan sesuai jadwal monitoring terutama pada pengerjaan ruas jalan Webua -Kletek yang dikerjakan menggunakan dana DAK, Ruas Jalan Talimetan -Wehae yang mengerjakan Lapen serta Besak -Tunmat dengan Dana DAU yang menggunakan sistim kerja sama”.

“Sistim kerja sama sudah diluncurkan sejak tahun 2018 dalam pengerjaan ruas jalan Besikama -Sukabilulik, Jalan Lingkar Besikama, Ruas Jalan Fatubesi -Fatuknutu, Balibo -.Raimea dan efektif sudah selesai dan rakyat sudah menggunakan ruas jalan itu”.

” Pembangunan ruas jalan Besak -Tunmat, jalan menuju kantor Camat Io Kufeu yang menggunakan sistim kerja sama baru dilelang dan pekerjaannya kontrak sejak 1 Oktober oleh PT Pundi Mas Bahagia, pekerjaan saat ini agregat A sudah hampar 3 km dikerjakan dan sisa 1 km saja dan diperkirakan akhir desember pekerjaan hotmix sudah selesai dikerjakan”.

” Ini sangat luar biasa karena pemerintah hanya keluarkan uang Rp 2 Miliyard pada tahun pertama dan sisanya Rp 6 Miliyard dibayar 2 atau 3 tahun kedepan tetapi dalam tahun ini jalannya sudah dinikmati rakyat” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *