Menu

Mode Gelap

Headline · 7 Mei 2022 13:15 WITA

Penangkapan Para Pelaku Percobaan Pembunuhan Wartawan Pintu Masuk Usut Dugaan Korupsi di PD Flobamor


					Penangkapan Para Pelaku Percobaan Pembunuhan Wartawan Pintu Masuk Usut Dugaan Korupsi di PD Flobamor Perbesar

Kupang – Lembaga Advokasi Anti Kekerasan Masyarakat Sipil (Lakmas) Cendana Wangi (CW) menilai, bahwa tertangkapnya para pelaku (preman orderan alias preman suruhan, red) percobaan pembunuhan Wartawan media online Suaraflobamora.Com, Fabianus Paulus Latuan (FPL) merupakan momentum bagi Aparat Penegak Hukum (KPK, Kejati NTT, Polda NTT) untuk sigap mengusut adanya dugaan korupsi di Perusahaan Daerah (PD) PT. Flobamor.

Demikian pernyataan tertulis Ketua Lakmas, Viktor Manbait yang diterima tim media ini pada Sabtu (07/05/2022).

“Peristiwa percobaan pembunuhan terhadap wartawan dan Pemimpin Redaksi (Pemred) Suaraflobamora.Com Fabi Latuan yang sedang melakukan investigasi dan memberitakan dugaan korupsi pada Perusahaan Daerah PD. Flobamor, menjadi momentum bagi Aparat Penegak Hukum di Daerah NTT (Kejati NTT dan Polda NTT serta KPK, red) untuk memberikan perhatian serius yaitu meresponsnya dengan segera melakukan penyelidikan dugaan korupsi tersebut,” tulisnya.

Menurutnya, sudah menjadi rahasia umum di Indonesia kalau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) selalu menjadi banjakan politik dalam melanggengkan kekuasaan.

“Sudah menjadi rahasia umum bagi penguasa mendistribusikan tim suksesnya dalam manejemen BUMN dan BUMD, tidak saja sebagai bentuk terima kasih, bahkan di banyak kasus yang sudah terungkap, BUMN dan BUMD menjadi ATM . Sehingga tidak heran, BUMN dan BUMD yang hakikatnya menjadi salah satu tonggak penopang ekonomi Nasional maupun Ekonomi Daerah justru menjadi beban Negara dan beban Daerah karena dukungan milyaran dana bagi beroperasinya BUMN dan BUMD hanya mendatangkan kerugian dan menjadi beban anggaran daerah,” jelasnya.

Viktor menjelaskan, bahwa PD Flobamor sudah berusia puluhan tahun tidak pernah terdengar memberikan sumbangan berarti dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah NTT. Atau setidaknya menunjang Ekonomi Daerah NTT. “Tetapi justru menjadi tempat/lahan subur tumbuhnya bibit korupsi sebagaimana yang pernah terjadi pada era sebelumnya dan sepertinya berulang lagi di era ini,” ujarnya.

Untuk itu, kata Viktor, Kejati NTT atau Polda NTT harus bergerak cepat merespons temuan BPK tersebut, sehingga PD Flobamor dapat diselamatkan dan disehatkan.

“Motif para pelaku percobaan pembunuhan tentunya tidak berdiri sendiri, itu mestinya bisa disinergikan dengan proses pengungkapan dugaan tindak pidana korupsi pada Perusahaan Daerah tersebut. “Ini menjadi titik penting, penyehatan Perusahaan Daerah, mengingat saat Ini ada puluhan Perusahaan Daerah di Kabupaten Kota juga yang terus menjadi Beban Daerah dan menjadi tempat tumbuh suburnya korupsi,” tegasnya lagi. (tim)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 268 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Merajut Kebersamaan dan Solidarotas Kaum Muda Katolik Paroki Ngagel -Surabaya Patut Jadi Model

17 Mei 2022 - 00:09 WITA

Gegara Pecat Sejumlah PAC, Simpatisan Jeriko Pastikan Demo Lagi Di Muscab Demokrat

16 Mei 2022 - 22:37 WITA

Komisi I DPRD Kabupaten Malaka Desak Pemerintah Tindak Lanjuti Rekomendasi KASN Terkait Pelantikan Pejabat Eselon

16 Mei 2022 - 14:09 WITA

Hasil Cabor Panahan Sea Games Vietnam: Meski Pemanah Compund Perorangan Tumbang, Peluang Masih Tersisa Men dan Mixed Team.

16 Mei 2022 - 13:51 WITA

8 Ketua DPAC Demokrat Malaka Diganti Muka Baru Bukan Anggota Partai, Ada Apa?

16 Mei 2022 - 07:18 WITA

Kemelut Partai Demokrat di Kabupaten Malaka Harus Diselesaikan Secara Bijak

15 Mei 2022 - 23:45 WITA

Trending di Headline