Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Headline

Pemerintah Tidak Temukan PMI Asal Malaka Yang Diberangkatkan Secara Ilegal di Medan

30
×

Pemerintah Tidak Temukan PMI Asal Malaka Yang Diberangkatkan Secara Ilegal di Medan

Sebarkan artikel ini

Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas Nakertrans sudah berkoordinasi dengan BP2MI Provinsi NTT melakukan penelusuran melalui BP2MI Medan dan hasilnya mereka tidak menemukan PMI asal Malaka yang di berangkatkan secara ilegal di Medan menuju Malaysia.

Apabila Padma Indonesia menemukan PMI yang berangkat secara ilegal supaya bisa menyampaikan data yang valid dengan menyebutkan identitasnya supaya Pemerintah mengetahui persis bahwa orang yang berangkat secara ilegal itu orang dari Malaka.

Kadis Nakertrans Kabupaten Malaka, Vinsen Babu mengatakan hal itu saat dikonfirmasi Wartawan, Jumat ( 27/5-2022) malam ini.

Dikatakannya, sesuai laporan dan informasi dari Padma Indonesia pihaknya sudah melakukan penelusuran melalui berbagai jalur yang ada namun tidak ditemukan adanya orang Malaka yang dilaporkan berangkat secara ilegal ke Malaysia seperti yang diberitakan media massa belakangan ini.

” Sebagai dinas teknis kami sudah melakukan koordinasi namun dalam penelusuran di Medan tidak ada orang Malaka yang berangkat secara ilegal ”

” Kita senang sekali bila ada lembaga-lembaga yang memiliki perhatian besar dibidang ini namun diharapkan bisa menyampaikan data yang detail dan akurat agar dilakukan penelusuran sesuai data yang ada”

” Hingga saat ini kitapun belum tahu persis orang yang berangkat secara ilegal itu orang dari Malaka atau tidak karena tidak ada data yang valid untuk bisa mendeteksi mereka sesuai Informasi dari Padma”

” Melalui media ini kita himbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Malaka agar tidak berangkat kerja diluar negeri secara ilegal karena hasilnya akan menyengsarakan rakyat”

” Kita juga menghimbau kepada seluruh kepala Desa, Camat dan anggota masyarakat yang mengetahui warga desa yang mau berangkat kerja diluar daerah secara ilegal baik secara individu atau melalui Calo agar segera melaporkannya kepada Aparat Kepolisian terdekat agar mendapatkan penanganan” ( boni)

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *