Pemerintah Tetap Perhatikan Penyebab dan Efek Banjir Kali Motadelek – Malaka

Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas teknis terkait tetap memberikan perhatian untuk penanganan Penyebab dan efek banjir Kali Motadelek di Kabupaten Malaka – Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengatakan hal itu kepada wartawan ketika dikonfirmasi, Minggu (24/5-2020) malam ini.

Bupati Stef mengatakan untuk mengatasi penyebab banjir Pemerintah melalui dinas PUPR Kabupaten Malaka sementara melakukan perbaikan tanggul yang jebol di Kali Motadelek.

” Hari Sabtu kemarin titik Jebol tanggul menuju desa Halibasar – Kecamatan Wewiku sudah selesai dikerjakan. Saat ini dinas PUPR lanjutkan pengerjaannya pada titik jebol di Rabasa Wemean – Kecamatan Malaka Barat”

Kadis PUPR Kabupaten Malaka, Yohanes Nahak kepada wartawan mengatakan sesuai arahan Bupati Malaka pihaknya sudah mengerjakan penutupan tanggul jebol di titik Halibasar.

” Besok Senin kita lanjutkan pekerjaan di titik Rabasa Wemean – Kecamatan Malaka Barat”

Kalak BPBD Kabupaten Malaka, Gabriel Seran kepada wartawan mengatakan intervensi BPBD dalam Penanganan Penyebab dan efek banjir Kali Motadelek di Desa Rabasa -.Kecamatan Malaka Barat dan desa Halibasar di Kecamatan Wewiku yaitu menetapkan status bencana sebagai dasar untuk pelaksanaan kegiatan fisik dilapangan dan penanganan efek banjir.

” BPBD sudah berkoordinasi dengan Dinas terknis terkait untuk melakukan pendataan terhadap rumah dan lahan pertanian yang terendam air termasuk kerugian yang diakibatkan banjir itu”

” Untuk penanganan air bersih dilakukan Dinas PUPR dan tangki dari kecamatan sudah action untuk memberikan pelayanan air bersih”

” Dibidang kesehatan kita sudah berkoordinasi dengan Dinkes Malaka untuk melakukan penanganan sesuai kewenangan yang dimiliki . Dinas Kesehatan sudah menyiagakan Puskesmas terdekat untuk melakukan penanganan dan pelayanan bagi warga yang terdampak banjir Kali Motadelek” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *